Denpasar Siap Sambut TPID Award 2021

picsart 09 22 08.25.11
RAPAT KOORDINASI - Rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, AA Gde Risnawan, yang sekaligus sebagai moderator di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Rabu (22/9/2021).

Denpasar, DENPOST.id

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar, menggelar rapat guna berkoordinasi tindaklanjut hasil Rakornas Pengendalian Inflasi Nasional tahun 2021, evaluasi pelaksanaan penilaian TPID Award tahun 2021, serta koordinasi mengenai Road to TPID Award 2022. Pelaksanaan rapat dibuka Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, AA Gde Risnawan, yang sekaligus sebagai moderator di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Rabu (22/9/2021).

Hadir pula dalam rapat tersebut Perwakilan Bank Indonesia, Rizki Ernadi Wimanda; Kepala BPS Kota Denpasar, Eman Sulaeman; Kabag Perekonomian Made Saryawan, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta instansi terkait lainnya.

Baca juga :  Pandemi Covid-19, Perajin Patung di Sedang Alih Profesi

Agung Risnawan menjelaskan TPID Award merupakan penghargaan atas kinerja terbaik TPID dalam pengendalian inflasi daerah. Beberapa indikator penilaian meliputi aspek proses 20%, output 30% dan outcome 50%. Aspek proses mencerminkan langkah atau upaya bersama dalam pengendalian inflasi daerah yang terdiri dari koordinasi (5%), kebijakan (10%) dan akuntabilitas (5%).

“Aspek output merupakan pelaksanaan program ungggulan dalam rangka pengendalian inflasi yang mencerminkan 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif, serta aspek outcome mencerminkan hasil dari upaya daerah dalam melakukan koordinasi pengendalian inflasi,” ujarnya.

Baca juga :  Pasar Umum Blahbatuh Terbakar

Dikatakannya, yang menjadi penilaian dalam TPID Award, yakni menyangkut aspek proses, aspek keluaran dan aspek hasil. Rapat koordinasi yang diadakan ini, bertujuan untuk mengevaluasi kinerja TPID dan mendorong TPID, baik di provinsi maupun kabupaten/kota, khususnya Kota Denpasar untuk ikut serta dalam penilaian TPID Award tahun 2022.

Sementara Kepala BPS Kota Denpasar, Eman Sulaeman memaparkan situasi inflasi Kota Denpasar, di mana Kota Denpasar pada Agustus tercatat mengalami inflasi bulanan sebesar 0,11 persen akibat kenaikan berbagai komoditas barang maupun jasa konsumsi.

Baca juga :  Kestabilan Perekonomian Pengaruhi Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkada 2020

“Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat inflasi Denpasar pada Agustus 2021 disumbang masing-masing oleh kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,0392 persen, kelompok kesehatan dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya,” jelasnya. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini