Langgar PPKM, Pemilik Kedai Kopi Lawas Dipanggil Tim Yustisi

picsart 09 23 12.49.28
DIPANGGIL – Tim Yustisi Kota Denpasar memanggil pemilik Kedai Kopi Lawas, Jl. Satelit No. 20 Denpasar melanggar jam operasional PPKM level 3, Rabu (22/9/2021) pukul 23.00.

Sidakarya, DENPOST.id

Tim Yustisi Kota Denpasar memangggil pemilik kedai kopi Lawas di Jl. Satelit No. 20 Denpasar karena melanggar jam operasional Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, Sabtu (22/9/2021). Pasalnya, pengunjung kedai kopi ini melanggar protokol kesehatan (prokes), sehingga dikhawatirkan muncul klaster baru penyebaran virus korona varian delta.
”Kami menutup Kedai kopi Lawas dan membubarkan pengunjung karena tidak mematuhi prokes dan buka sampai pukul 23.00,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, Kamis (23/9/2021).

Anom Sayoga mengungkapkan, pemilik kedai kopi Lawas melanggar dua aturan prokes yakni Pergub Bali dan Perwali Kota Denpasa serta melanggar Perda No.1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Apalagi pemerintah daerah maupun pusat sedang gencar memerangi Covid-19 agar bisa cepat hilang. Di sisi lain pemilik usaha kedai kopi, pemilik angkringan dan masyarakat mengabaikan prokes.

Baca juga :  Dekopinda Minta Koperasi Tak Panik

Pengawasan terus ditingkatkan agar masyarakat dan pengusaha taat dan disiplin prokes. ”Kami tidak melarang masyarakat atau pengusaha berusaha. Namun prokes jangan diabaikan agar tidak muncul klaster baru dari kedai kopi, angkringan dan rumah makan,’’ saran Anom Sayoga.

Dikatakan pula, pemilik kedai kopi, Kamis ini dipanggil untuk dimintai keterangan terkait buka larut malam dan kerumunan pengunjung tidak mengikuti prokes. Pemilik kedai kopi akan diproses lewat tindak pidana ringan (tipiring) karena melanggar tiga aturan. “Paling fatal yang dilanggar yakni Perda No.1 tahun 2015 tentang ketertiban umum karena pengelola tidak mengikuti prokes. Diharapkan pemilik usaha menerapkan prokes dengan menyiapkan tempat cuci tangan, sanitizer, pengecekan suhu tubuh dan menata serta memberi tanda jarak tempat duduk. Mari kita bersama-sama mematuhi aturan dengan taat prokes agar terhindar dari penularan virus corona,’’ ujaknya.

Baca juga :  Bule Ngamuk Diamankan

Selain memanggil pemilik Kedai Kopi Lawas, lanjut Anom Sayoga, pihaknya bersama Kodim 1611 Badung, Polresta dan Dinas Perhubungan menertibkan angkringan di Jl. Mahendradata, Denpasar Barat. Pasalnya, angkringan ini beberapa kali ditertibkan sekaligus dibina dan pemiliknya membandel buka sampai pukul 23.30. Padahal angkringan hanya boleh buka sampai pukul 21.00. ”Kami sudah berulang kali menertibkan dan memberi peringatan kepada pemilik angkringan. Apa yang kami lakukan tidak mendapat respons dan kami terpaksa menutup dan membubarkan pengunjung,’’ tegas Anom Sayoga. (103/wiadnyana)

Baca juga :  Selasa, 19 Pasien Sembuh dan 25 Positif Covid-19 di Denpasar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini