Pemukiman Warga di Pebuahan Dihantam Banjir Kiriman

picsart 09 24 02.25.34
BANJIR - Banjir terjadi di Banjar Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara dan menggenangi sejumlah rumah warga dan kebun.

Negara, DENPOST.id

Hujan deras yang terjadi di hulu Kamis (23/8/2021) malam mengakibatkan sungai Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana meluap dengan ketinggian 50 meter.
Akibatnya sejumlah rumah di kampung baru Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara Kamis pukul 23.30 banjir.

Tinggi air mencapai pinggang orang dewasa.
Bahkan hingga Jumat (24/9/2021) air masih menggenangi sebagian rumah dan kebun warga.
Kebun warga yang kondisinya rendah sekitar 2 hektar lebih tergenang air.

Hairul Anam, salah seorang warga terdampak banjir mengatakan kalau air sampai masuk ke dalam rumah. Rumahnya yang terbuat dari gedek menjadi basah. Demikian juga kasur dan peralatan rumah tangga lainnya.
Bahkan, ibunya yang bernama Jamiah yang mengalami sakit dan susah jalan harus tidur di emperan rumah. “Ibu saya susah jalan jadi kami tuntun keluar dan tidur di emperan saja. Karena rumah sudah kemasukan air,” jelasnya.

Tasmiati seorang lansia yang rumahnya tergenang banjir juga mengaku sempat khawatir karena air sangat besar. “Syukurlah di rumah airnya cepat surut. Tapi di belakang airnya masih tinggi,” kata Nenek yang tinggal sama cucunya ini.

Baca juga :  PNS Jembrana Disumpah Lewat Video Telekonferensi

Perbekel Banyubiru, I Komang Yuhartono, mengatakan, ini merupakan banjir kiriman. Karena di Banyubiru tidak ada hujan sejak kemarin. “Mungkin hujan di hulu dan airnya besar. Terjadi pendangkalan juga,” jelasnya.

Sementara sebagai bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat yang terkena musibah banjir, personel Polsek Negara bersama instansi terkait melaksanakan kerja bakti Jajaran Polsek Negara dipimpin Kapolsek AKP Gusti Made Sudarma Putra membantu membersihkan rumah warga yang tergenang banjir.
Hadir juga saat itu Camat Negara, Danramil 1617-01/Negara, Waka Polsek Negara, Perbekel Banyubiru, BPBD Jembrana dan instansi terkait lainnya.

Baca juga :  Pujawali di Pura Sakenan Hanya Sehari, Pamedek Dibatasi

Ada sejumlah rumah yang terendam banjir antara lain atas nama Tasmiati, Yoyon Ansori, Wagiman, Jupri, Husnul Khotimah, Safi’i dan Hairul Anam.

Sejumlah relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Komunitas Relawan Jembrana (KRJ) juga membagikan nasi bungkus, air dan kue kepada para korban banjir. Serta memberikan bantuan dana berobat untuk nenek Jamiah korban banjir yang sakit. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini