Supatra Karang : Kami Menolak Pemberlakuan Ganjil-Genap di Kuta

picsart 09 24 05.14.15
LENGANG - Suasana Jalan Pantai Kuta yang akan dijadikan pemberlakukan ganjil-genap terlihat lengang.

Kuta, DENPOST.id

Menjelang pemberlakuan ganjil-genap di Kuta, suasana Jalan Raya Pantai Kuta, Jumat (24/9/2021) siang terlihat lengang. Jalan Pantai Kuta yang direncanakan sebagai kawasan pemberlakukan SE Gubernur No. 16 tahun 2021 ini tidak terlihat ada persiapan.

Arus lalin juga terlihat lancar dan tidak ramai. Di sisi lain penolakan pemberlakuan ganjil-genap kendaraan untuk di wilayah Kuta terus bermunculan.

Kali ini datang dari tokoh pariwisata, Jro Made Supatra Karang. Dia menilai dengan kembali munculnya dan dimunculkannya SE No.16 tahun 2021 ini menunjukan adanya “kekhawatiran dan kebingungan”.
“Pemerintah khawatir dengan penyebaran pandemi Covid-19, dan khawatir dengan tanggungjawab untuk tanggungan terhadap warganya yang mestinya menjadi bagian daripada dampak dan akibat SE tersebut,” tegasnya.

Baca juga :  ‘’Smart Village’’, Belajar Daring Lebih Mudah

Dia menegaskan masyarakat, khususnya yang kena zona aturan tersebut semakin bertambah Kebingungan. Selain itu, pihaknya mengaku tidak mengerti dan tidak paham dengan kebijakan-kebijakan tersebut, yang dirasakan sangat menekan dan tidak jelas tujuannya. “Tidak ada rasa keberpihakan kepada rakyat yang sudah 2 tahun ini hidup morat marit. Berikan rakyat makan, bukan hanya SE dan SE teruuus,” ujarnya, sembari menegaskan kalau rakyat tidak perlu SE atau sosialisasi, namun rakyat perlu perhatian nyata. (113)

Baca juga :  PPKM Darurat, Jembrana Tempuh Jalur Niskala

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini