Bangunan Pondok Santri Hidayatullah Terbakar

picsart 09 24 05.15.19
TERBAKAR - Bangunan Pondok Pesantren Hidayatulah di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana terbakar, Jumat (24/9/2021).

Negara, DENPOST.id

Bangunan Pondok Pesantren Hidayatulah di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana, Jumat (24/9/2021) siang terbakar. Bangunan yang terbakar, merupakan bangunan lantai 2 ukuran 9 x 6 M (berdinding batako setengah dan dinding kayu dengan atap asbes).

Bangunan itu, menjadi tempat tidur santri dan gudang beras dan lainnya. Kebakaran tersebut, pertama kali dilihat oleh Siti Aisah, istri Ust Amrosi penanggungjawab dari pondok tersebut.

Saat itu, Siti Aisah sedang bersih-bersih dan menjemur buku-buku karena tempat itu sebelumnya kena banjir. Saat itu, dia mendengar bunyi ledakan sebanyak tiga kali pada atap asbes bangunan pondok santri, yang disertai dengan semburan api yang langsung membesar.

Baca juga :  PPKM Darurat, Polres Jembrana Bagikan Ini

Melihat kejadian tersebut, ia langsung lari keluar meminta tolong ke tetangga dan saat itu, terlihat api sangat besar sudah membakar seluruh bangunan Pondok Santri. Kemudian Siti Aisah dibantu tetangga dan warga sekitar berusaha memadamkan api, dengan alat seadanya. Namun, api terus membesar menghanguskan seluruh rumah beserta isinya.

Kejadian itu, lantas dilaporkan ke petugas maupun Ust Amrosi yang sedang berada di mesjid untuk solat Jumat. Selanjutnya pada pukul 12.25 Wita, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Jembrana tiba di lokasi untuk membantu memadamkan api. Pada pukul 13.40 Wita, api berhasil dipadamkan.

Baca juga :  Tim Gabungan Jembrana Tegur Puluhan Usaha Langgar PPKM

Kapolsek Negara, AKP Gusti Made Sudarma Putra yang datang ke TKP mengatakan belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Adapun barang yang hangus terbakar antara lain bangunan Pondok Santri Hidayatullah semi permanen lantai 2 ukuran 9 x 6 meter, perabotan rumah tangga, kasur kurang lebih 45 buah dan logistik berupa beras, serta pakaian santri dan buku-buku agama (hangus terbakar semua).

Atas kejadian tersebut, diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp200 juta. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. (120)

Baca juga :  Tak Mau Rapid Test, Sopir Truk Nekat Kabur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini