Desa Adat Dibekali Pentingnya P4GN

picsart 09 24 05.17.17
DESA ADAT - BNNK Denpasar, saat memberikan pembekalan pengembangan kapasitas P4GN kepada lembaga adat dan komunitas berbasis kearifan lokal, di Prama Sanur Beach, Jumat (24/9/2021).

Sanur, DENPOST.id

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Denpasar, memberikan pembekalan pengembangan kapasitas P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) kepada lembaga adat dan komunitas berbasis kearifan lokal, di Prama Sanur Beach, Jumat (24/9/2021).

Kegiatan yang melibatkan 30 bendesa adat se-Kota Denpasar dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat ini, sebagai implementasi pelaksanaan Inpres No. 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Di mana, semua elemen diwajibkan bersama-sama melaksanakan P4GN di wilayah desa adatnya.

Baca juga :  Gubernur Dukung Pembatasan Aktivitas Sampradaya Non-Dresta Bali

Acara dibuka Kepala BNN Provinsi Bali, Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, SH.,Msi. Dalam sambutannya, Kepala BNN Gde Sugianyar memaparkan terkait peran serta desa adat dalam mendukung program P4GN.

Narasumber berikutnya dari Bendesa Madya Desa Adat Kota Denpasar, Drs. AA Ketut Sudiana, SH, A.Ma, MH. Materi yang disampaikan Sudiana, yakni peran desa adat dalam mendukung P4GN dan legalitas pararem dalam hukum formal.

Baca juga :  Usai Ngamuk dan Lukai Pensiunan PNS dengan Sajam, ODGJ Ditangkap

Sementara narasumber kedua dari Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI ), I Made Arka, S.Pd.,M.Pd., yang menyampaikan materi tentang pararem anti narkoba dalam perspektif Hindu.

Dilanjutkan dengan narasumber ketiga dari Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar, Ir. I Wayan Meganada, MS. Ars. Dalam paparannya, dia menyampaikan materi efektivitas pararem anti narkoba dalam P4GN. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini