“Spearfishing” di Pantai Kuta Seorang Warga Hilang Terseret Arus

picsart 09 26 08.36.28
HILANG - Tim SAR saat melakukan pencarian warga yang hilang di Pantai Kuta. DENPOST.id/ist

Kuta, DENPOST.id

Seorang warga yang beralamat di Jalan Mahendradata, Padangsambian dilaporkan terseret arus saat melakukan kegiatan spearfishing (memanah ikan) di Pantai Kuta pada Sabtu (25/9/2021). Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menerima laporan kejadian tersebut dari Made Sumitra anggota PolAir Kedonganan sekira pukul 07.00 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada, membernarkan informasi tersebut. “Kami menerima laporan pukul 07.00 Wita bahwa ada satu orang warga belum kembali dari aktivitas spearfishing di Pantai Kuta” terangnya.

Baca juga :  Pemerintah Mesti Perjuangkan Dana ke Pusat untuk Ini

Dikatakannya korban yang bernama Alfret Yetimau (35) dan rekannya Marjolus datang ke Pantai Kuta pada Jumat (24/9/2021) sekira pukul 19.30 Wita. Dari informasi rekan korban, Marjolus, korban kemudian berenang sejauh 300 meter dan selanjutnya menyelam di kedalaman 10 sampai 15 meter. Namun setelah menyelam sekitar 2 jam korban belum juga muncul ke permukaan.

Menindaklanjuti laporan tersebut Basarnas Bali dengan 10 orang personel, dua unit jetski serta satu unit rubber boat diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melaksanakan upaya pencarian dan pertolongan kepada korban. “Dua unit Rubber boat dari Basarnas dan Balawista Badung dikerahkan untuk melakukan pencarian di area lokasi hilangnya korban. Kami juga mengerahkan dua unit jetski untuk memaksimalkan pencarian” terang Darmada.

Baca juga :  Suiasa Ajak Warga Doakan Pariwisata kembali Normal

Namun upaya pencarian dan pertolongan yang melibatkan Tim SAR Gabungan hingga pukul 18.00 Wita belum juga membuahkan hasil. “Pencarian akan dilanjutkan Minggu (26/9/2021) dengan pengerahan personel dan alut SAR” tutupnya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini