SWRO Akan Dikelola Pihak Ketiga, PDAM Diminta Ini

picsart 09 26 06.54.00
AIR MINUM - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat memimpin sosialisasi terkait permintaan masyarakat akan air minum untuk Desa Lembongan dan Desa Jungutbatu di SD Negeri 2 Lembongan, Minggu (26/9/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) akan segera beroperasi di wilayah Lembongan dan Ceningan, Nusa Penida, Klungkung. Namun, sebelum alat yang berfungsi untuk mengolah air laut menjadi air tawar ini beroperasi, PDAM Panca Mahottama diminta agar segera turun mendata berapa permintaan masyarakat akan air minum di Desa Lembongan dan Jungutbatu. Apalagi pengelolaan SWRO tersebut, akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

Baca juga :  Soal Isu Kulkul Pejenengan Puri Klungkung Berbunyi, PHDI Minta Warga Tidak Panik

“Segera turun lakukan pendataan, sehingga air minum bisa diproduksi untuk memenuhi sesuai jumlah permintaan warga,” ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, ketika memimpin sosialisasi terkait permintaan masyarakat akan air minum untuk Desa Lembongan dan Desa Jungutbatu di SD Negeri 2 Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Minggu (26/9/2021).

Menurut Suwirta, air minum yang diproduksi ini merupakan hasil dari pengolahan air laut menjadi air minum. Apalagi di Pulau Nusa Lembongan dan Ceningan tidak ada sumber mata air, sehingga SWRO menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan air selain sumur bor.

“Terkait harga per meter kubik bervariasi mulai Rp38 ribu. Tergantung kelompok pelanggan, seperti rumah tangga, pemerintahan, niaga kecil, niaga besar dan jenis kelompok lainnya,” ungkap Suwirta.

Baca juga :  Suwirta Ciptakan Inovasi Gema Tansaplas

Yang jelas, Suwirta berharap masyarakat bisa mendukung program ini untuk kepentingan bersama dalam memenuhi kebutuhan air minum. “Semoga SWRO segera cepat beroperasi, sehingga permintaan masyarakat akan air minum bisa terpenuhi,” katanya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini