‘’Snorkeling’’ di Pantai Ayodya, Kutsel, Seorang Dokter Tewas Tenggelam Saat

Konsep Otomatis
BERSIAP EVAKUASI JENAZAH - Petugas Balawista bersiap-siap mengevakuasi jenazah dr.Iwan Muljadi pascatenggelam saat main senorkling di Pantai Ayodya, Kuta Selatan (Kutsel), Badung, Senin (27/9/2021). (DenPostid./ist)

Kuta Selatan, DenPost

Dokter kandungan, Iwan Muljadi (65), tewas tenggelam saat snorkeling (wisata menyelam) di Pantai Ayodya, Kuta Selatan (Kutsel), Badung, Senin (27/9/2021). Sebelum kejadian, pria yang beralamat di Lingkungan Permata Nusa Dua, Benoa, Kutsel, ini datang ke pantai bersama istri dan temannya.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengatakan Iwan, yang pensiunan dokter kandungan ini, datang ke pantai sekitar pukul 07.00 dengan mengendarai mobil. Sedangkan temannya, Baik Ginting Suka (56), ke pantai yang sama dengan mengendarai motor sambil membonceng sang istri. “Setibanya di pantai, Iwan dan temannya menuju laut sambil main snorkeling. Sedangkan istri mereka jalan-jalan di pinggir pantai,” beber Sukadi.

Baca juga :  Dewan Badung Minta Tunda Pelantikan Pilkel Jika Tak Mufakat

Berselang 15 menit kemudian, Ginting selesai snorkeling dan kembali ke tepi pantai. Namun saat itu Ginting tidak melihat Iwan di laut. Dia kemudian mencari dokter itu di seputar pantai bersama anggota Balawista Badung. Iwan akhirnya ditemukan di bibir pantai dalam keadaan tertelungkup, mulut dan hidung mengeluarkan busa. Petugas Balawista kemudian memberikan pertolongan pertama. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RS BIMC Nusa Dua.

Baca juga :  Wisatawan Asing Berkumpul Tanpa Masker, Polisi Periksa Manajemen Old Mans

Saat diperiksa, Iwan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RS BIMC Nusa Dua. Selanjutnya jenazah korban diberangkatkan ke rumah duka di RSAD Denpasar. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini