PU Fraksi DPRD Bangli, Penanganan Covid-19 Masih Jadi Prioritas

PU Fraksi DPRD Bangli, Penanganan Covid-19 Masih Jadi Prioritas
PEMANDANGAN UMUM - Salah satu fraksi di DPRD Bangli menyerahkan pemandangan umumnya pada pimpinan sidang. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Rancangan APBD Induk Tahun Anggaran 2022 masih memprioritaskan penanganan Covid -19 dan pemulihan sektor pariwisata termasuk perekonomian masyarakat. Hal ini terlihat dari pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi di DPRD Bangli yang dibacakan dalam Sidang Paripurna DPRD Bangli di Ruang Krisna Setda Kabupaten Bangli, Selasa (28/9/2021).

Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, pembacaan PU semua fraksi tak lagi gabung, melainkan dibacakan perwakilan masing-masing fraksi. Sedangkan dari eksekutif, sidang paripurna ini dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

PU Fraksi Golkar dibacakan I Nengah Darsana. Mereka menyoroti lima hal diantaranya sumber anggaran yang akan dipakai menutupi defisit yang dirancang eksekutif mencapai Rp 87 miliar. “Dari mana sumber anggarannya? Berapa dari Silpa, berapa dari penjualan aset yang dipisahkan dan berapa dari pinjaman daerah?” cecar Darsana.

Menurut Fraksi Golkar, hal tersebut penting diketahui mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya bahwa defisit yang ditawarkan oleh eksekutif mendapat penolakan oleh sebagian anggota dewan, sehingga harus disesuaikan dengan perkiraan atau asumsi yang mendekati realistis. Sedangkan mengenai pandemi Covid-19, pihaknya  mengharapkan pemerintah daerah lebih banyak menganggarkan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 khususnya program Jaring Pengaman Sosial dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Baca juga :  Lagi, Bupati Buleleng Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD

Sementara dari Fraksi Restorasi Hati Nurani melalui I Wayan Nekayasa mengharapkan pihak eksekutif Kabupaten Bangli agar lebih serius dan berkomitmen untuk menindaklanjuti segala aspirasi yang ada di dalam masyarakat. Pihaknya juga menyoriti perbaikan infrastruktur. “Kami melihat masih ada beberapa ruas jalan kabupaten yang perlu mendapat perhatian lebih.  Ruas-ruas jalan ini sangat diharapkan oleh masyarakat karena memang ada beberapa ruas yang keadaannya sangat memprihatinkan guna mendukung mobilitas masyarakat dalam hal pertanian,” urainya. Pemulihan pariwisata dan perekonomian Bangli juga ditekankan fraksi ini.  Terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat untuk berwisata ke Bangli khususnya Kintamani.

Baca juga :  Sekitar Dua Hektar Hutan Konservasi Gunung Batur Terbakar

Sementara Fraksi Partai Demokrat yang dibacakan I Made Krisnawa, pada initinya sepakat dengan rancangan APBD Bangli yang disodorkan pihak eksekutif sebelumnya. Di mana dengan tetap memprioritaskan anggaran penanganan penangulangan pandemi Covid-19. Fraksi Demokrat menyoroti perihal peningkatan kesejahteraan pegawai ASN, maupun pegawai non ASN, terutama tenaga pendidik (guru) dan tenaga kesehatan non-ASN. Selain itu eksekutif juga diharapkan mengoptimalkan aset-aset daerah yang ada di masing-masing kecamatan sehingga sumber daya disetiap kecamatan akan tumbuh dan berkembang.

Baca juga :  Di Pasar Kidul, Polres Bangli Gencar Sosialisasi Taati Prokes

Sedangkan fraksi PDI Perjuangan, dalam pemandangan umumnya menyampaikan tiga hal. Pertama eksekutif diharapkan memprioritaskan fasilitas-fasilitas yang tertimpa bencana alam. Kemudian mempertanyakan upaya eksekutif di sektor pariwisata. “Kami juga mengharapkan dalam penempatan pejabat agar sesuai dengan keahlian secara profesional, sehingga SDM yang ditempatkan nanti dapat menunjang program-program Pemerintah Daerah menuju Bangli Era Baru,” harap Nengah Dwi Madya Yani yang membacakan pemandangan umum tersebut. (c/128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini