Badung Lakukan Simulasi PTM

picsart 09 28 06.48.44
SIMULASI PTM - Kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka yang dilakukan siswa SDN 2 Pecatu, Selasa (28/9/2021).

Mangupura, DENPOST.id

Supaya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Badung berjalan lancar, sejumlah Sekolah Dasar (SD) melakukan simulasi PTM, Selasa (28/9/2021). Simulasi dilakukan agar siswa paham bagaimana penerapan prokes di sekolah.

Dalam simulasi tersebut juga dipantau tim Satgas Covid-19 Desa. Seperti yang dilakukan di SDN 2 Pecatu, simulasi sudah mulai dilakukan sejak pukul 08.00 Wita. Bahkan siswa diberikan pengarahan oleh guru dan Ketua Satgas Covid-19 Desa. Pertama, siswa yang baru datang disarankan untuk melakukan cuci tangan, setelah itu dilakukan pengecekan suhu tubuh. Selanjutnya siswa diminta untuk langsung masuk kelas, namun sebelum masuk kelas siswa disarankan untuk menggunakan hand sanitizer.

Baca juga :  Pantau Posko Gotong-royong, Suiasa Tekankan Ini

Setelah di ruang kelas, siswa yang masuk pun disarankan duduk di tempat duduk yang telah disediakan. Pada intinya tempat duduk sudah disusun sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes).

Hal senada juga dilakukan di SDN 2 Sempidi. Di SD tersebut, juga menyediakan tempat cuci tangan di depan kelas, sehingga siswa bisa melakukan cuci tangan secara langsung di depan kelas. Pada simulasi tersebut, siswa yang belajar 50 persen dari jumlah siswa yang ada, sehingga dipastikan bisa melakukan jaga jarak. Selain itu, siswa juga diwajibkan menggunakan masker.

Baca juga :  PPKM Darurat, Badung Belum Berani Putuskan Beri Bantuan Langsung Tunai

Kepala Sekolah SD Negeri 2 Sempidi, Ni Made Arianti saat ditemui mengakui siswa sudah siap untuk melakukan PTM. Bahkan simulasi ini dilaksanakan agar siswa tahu alur bagaimana masuk kelas di tengah pandemi Covid-19. “Hari ini, simulasi dilaksanakan dengan menghadirkan 50 persen siswa atau kurang lebih 15 orang siswa. Sehingga di kelas dipastikan jaga jarak,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan simulasi, dilakukan sesuai juklak juknis yang sudah didapat dari Disdikpora Badung. Bahkan siswa langsung masuk kelas sesuai dengan prokes. “Jadi kami melaksanakan simulasi dengan membuat videonya juga, sehingga bisa dilihat oleh dinas terkait PTM yang akan dilaksanakan,” ungkapnya. (dewa sanjaya)

Baca juga :  PKP Edukasi Petani Buat Pupuk dari Bangkai Ikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini