Diduga Ada Aktivitas Tambang Ilegal di Yeh Sah

Diduga Ada Aktivitas Tambang Ilegal di Yeh Sah
GALIAN C – Aktivitas Galian C di Sungai Yeh Sah yang diduga ilegal

Amlapura, DENPOST.id

Aktivitas galian C di Sungai Yeh Sah, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem yang diduga illegal, belakangan disoroti warga.   Pasalnya, proyek yang awalnya disangka pembersihan alur sungai, semakin lama justru  mengeruk meterial di kawasan tersebut. Jika kondisi ini terus berlangsung warga khawatir akan terjadi penggerusan sungai, apalagi aktivitas galian C ini di sungai hidup, di mana hal itu melanggar UU pertambangan dan mineral.

Baca juga :  Aktivitas Pendakian Marak, Mas Sumatri Ajak Pemandu Cari Selamat

Terkait kondisi ini, Kepala Desa Muncan, I Wayan Tunas, mengaku hingga saat ini pihaknya belum melihat izin secara fisik dari aktivitas tambang tersebut. “Untuk masalah izin secara fisik belum kami lihat. Namun pengelola di sungai tersebut diberikan membersihkan sungai dari sedimentasi aliran sungai yang dikelola jadi material,” ujarnya, saat  diwawancara beberapa waktu lalu.

Terkait kondisi ini, Kanit IV Satreskrim Polres Karangasem, IPDA Wira Graha Setiawan, menyatakan akan segera melakukan pengecekan. Ia akan memastikan apakah benar ada proses pengerukan material yang diperjualbelikan.  Sebab menurut Undang-undang Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 4 tahun 2019 tentang pertambangan mineral dan batubara, sungai yang masih hidup tidak boleh ditambang. “Apabila sungai mati memang bisa keluar izin penambangan. Kalau sungai hidup, persyaratan belum masuk, ” paparnya.

Hal senada disampaikan Bupati Karangasem, I Gede Dana. Pihaknya mengaku belum tahu tentang aktivitas pertambangan ini. Ia menyatakan akan segera menurunkan Satpol PP untuk melakukan pengecekan. “Kita akan segera tindaklanjuti. Sebab, di awal saya hanya tahu ada pembersihan alur sungai di sana. Jika memang demikian dan tak mengantongi izin akan segera ditindak, ” tegasnya. (yun)

Baca juga :  Ratusan Pedagang Terima Vaksin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini