Pantau PTM, Pastikan Semua Guru Tervaksin dan Prokes Ketat

picsart 10 03 06.03.38
PTM - Bupati Giri Prasta, didampingi Sekda Adi Arnawa, saat meninjau pelaksanaan PTM serentak di wilayah Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Petang, Sabtu (2/10/2021).

Mangupura, DENPOST.id

Setelah melakukan pemantauan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) serentak di sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kuta dan Kuta Utara, pada Sabtu (2/10/2021), Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa, kembali turun meninjau pelaksanaan PTM serentak di wilayah Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Petang

Sekolah yang ditinjau itu, yakni di TK Negeri Pembina Badung Mengwi, SMPN 1 Abiansemal, dan SD No.1 Petang. Turut hadir Anggota DPRD Komang Triani, Made Ponda Wirawan, IGA Inda Trimafo Yuda; Plt. Kadisdikpora Badung, Made Mandi; Kadis Kesehatan dr.Nyoman Gunarta; Plt. BPKAD Luh Suryaniti; Plt. Kalaksa BPBD Badung, Wayan Wirya, Camat Mengwi, Camat Abiansemal dan Camat Petang.

Baca juga :  Karyawan Lepas Teknisi Operator Selular Gasak Perangkat Tower

Bupati Giri Prasta mengatakan Kabupaten Badung sudah sepakat melaksanakan PTM mulai, 1 Oktober 2021, dengan mengadopsi sejumlah penyesuaian, seperti durasi PTM terbatas bervariasi mulai dari 1 jam hingga 2 jam. Di mana, pembelajaran di kelas hanya pemberian materi saja, kemudian yang sifatnya praktik digelar secara daring.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada para guru dan para orang tua wali murid, karena kita pahami bersama dan kita bersama-sama menyadarkan para anak didik bangsa mulai dari anak PAUD atau TK, SD, SMP, SMA dan SMK itu, adalah program pemerintah nasional melalui UUD 1945 wajib belajar 9 tahun dan ini merupakan tanggung jawab kami di Pemerintah Kabupaten Badung tentang memberikan penyadaran jangan sampai putus sekolah. Karena pendidikan sangat menentukan masa depan sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Bupati Giri Prasta.

Baca juga :  Pilkel Serentak di Badung, Perbekel Terpilih Diharapkan Ini

Giri Prasta juga mengimbau kepada para guru agar dalam proses pembelajaran ini harus tetap melaksanakan prokes ketat, seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan pakai masker, sehingga nantinya tidak menimbulkan klaster baru dalam kegiatan pembelajaran ini.

Sementara salah satu siswa TK Negeri Pembina Badung Mengwi, Ni Luh Nyoman mengaku sangat senang dengan pemberlakukan PTM ini. “Saya bisa bertemu teman-teman dan kenal teman saya saat belajar . Saya sudah bosan belajar di rumah saja,” ujarnya, saat ditanya Bupati Giri Prasta bagaimana respon siswa terhadap PTM ini. (dewa sanjaya)

Baca juga :  Pandemi, Lakalantas dan Kriminalitas di Gianyar Menurun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini