Bangli Kekurangan 46 Kepala Sekolah

picsart 10 03 06.05.57
BELAJAR - Proses belajar mengajar di Bangli.

Bangli, DENPOST.id

Pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Bangli, saat ini nampaknya masih kurang maksimal kendati di tengah kondisi pandemi Covid-19. Sebab, sesuai kebutuhan tahun 2021 ini, Bangli masih kekurangan 46 kepala sekolah, baik dari tingkat PAUD, SD hingga SMP.

Plt. Kepala Disdikpora Bangli, Jero Widata, dikonfirmasi Minggu (3/10/2021) membenarkan kondisi tersebut. Bahkan pihaknya menegaskan jika malah ini pun diperkirakan akan terus bertambah, mengingat tiap tahunnya selalu ada kepala sekolah yang pensiun.

Baca juga :  Proyek Hotmix di Bangli Sisakan Dana Rp14 Miliar

Terkait kekurangan tersebut, lanjut Jero Widanta, pihaknya telah mengusulkan ke
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Di mana, hal ini sudah direspon dengan menggelar diklat calon kepala sekolah (cakep).

Dikonfirmasi terpisah, Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangli, AA Bintang Ari Sutari menegaskan saat ini pihaknya telah mengikutsertakan 44 guru di Bangli untuk ikut diklat cakep. “Sebelum mengikuti diklat cakep, mereka harus mengikuti diklat substantif cakep dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS) Solo,” katanya.

Baca juga :  Peduli Covid-19, Ini yang Dilakukan Bhayangkari Cabang Bangli

Diklat tersebut sudah digelar pada tahun 2020, dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang. Dari jumlah tersebut, ada 44 orang yang lulus. “Mereka ini yang selanjutnya diikutsertakan dalam diklat cakep,” katanya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini