Diperiksa di Kejati Bali, Mantan Sekda Buleleng Tidak Ditahan

Diperiksa, Mantan Sekda  Buleleng Tidak Ditahan
PERIKSA MANTAN SEKDA – Petugas kesehatan memeriksa kesehatan mantan Sekda Buleleng Dewa Ketut Puspaka, Senin (4/10) kemarin. Tersangka tak ditahan karena kondisi kesehatannya dinyatakan tidak bagus. (DenPost.id/ist)

Denpasar, DenPost

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Senin (4/10/2021), memeriksa mantan Sekda Buleleng Dewa Ketut Puspaka (DKP). Pria ini diduga terlibat masing-masing kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan sejumlah uang dalam pembangunan Bandara Bali Utara di Buleleng, pengurusan izin pembangunan terminal penerima LNG Celukan Bawang, dan penyewaan lahan tanah Desa Yeh Sanih, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali A. Luga Harlianto, tersangka Dewa Puspaka memenuhi panggilan kedua dari jaksa penyidik Kejati Bali. Sebelumnya, tersangka tidak hadir dalam panggilan pada Kamis (30/9) lalu  dengan alasan sakit. “Hari ini (Senin) tersangka DKP dimintai keterangan sebagai tersangka sejak pukul 10.00 dengan didampingi penasihat hukum dari kantor pengacara Agus Sudjoko hingga pukul 15.00,” tegas Luga.

Baca juga :  Virus Corona Merebak, Investasi Bernaker Tiongkok Diharap Dikaji Ulang

Menurut dia, saat diperiksa, tersangka Dewa Ketut Puspaka dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani. Dia menjawab sejumlah 14 pertanyaan dari penyidik Kejati Bali seputar tindak pidana yang disangkakan terhadap tersangka. Penyidik Kejati Bali yang hendak melakukan penahanan, terlebih dahulu memeriksa kesehatan tersangka di dokter klinik Kejati Bali. Hasil pemeriksaan, ternyata tersangka dinyatakan tidak sehat. Dengan demikian, Dewa Ketut Puspaka tidak jadi ditahan.

Baca juga :  Siang Ini, Dinkes Umumkan Hasil Pemeriksaan Terduga Corona

Sedangkan penasihat hukum tersangka, Agus Sudjoko, menyebutkan bahwa pihaknya yang taat hukum bersedia memenuhi panggilan Kejati Bali. Menurut dia, awalnya penyidik melakukan upaya paksa menahan tersangka Dewa Ketut Puspaka. Mengingat kondisi kesehatannya kurang bagus, maka tersangka akhirnya batal ditahan. ‘’Klien kami mengidap bronkitis, batuk-batuk dan gula darah naik,’’ beber Agus Sudjoko.

Dengan demikian, tersangka Dewa Ketut Puspaka diberikan kesempatan untuk memulihkan kesehatannya sehingga bisa diperiksa kembali di kemudian hari. ‘’Saat diperiksa, klien kami enjoy dan santai saja,’’ tanda Agus Sudjoko. (yan)

Baca juga :  Pedagang Pasar Terminal Curi Start, Pedagang Pasar Amlapura Timur “Ngedumel”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini