PAD Gianyar Turun 11,59 Persen

picsart 10 05 06.00.59
RANPERDA APBD - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menyampaikan pengantar Ranperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar TA 2022, dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Selasa (5/10/2021)

Gianyar, DENPOST.id

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra menyampaikan pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2022, dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar di ruang sidang Gedung DPRD Gianyar, Selasa (5/10/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Mahayastra menyampaikan pendapatan daerah tahun 2022, direncanakan sebesar Rp1,955 triliun lebih. Pendapatanyang direncanakan tersebut, bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp779,059 miliar lebih atau 39,84 persen. Pendapatan transfer direncanakan sebesar Rp1,121 triliun lebih atau 57,33 persen dan lain–lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp55,316 miliar lebih atau 2,83 persen. 

Rencana PAD dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp779,059 miliar lebih jika dibandingkan dengan PAD Tahun Anggaran 2021, mengalami penurunan sebesar Rp105,737 miliar lebih atau 11,95 persen. Perencanaan ini, dibuat dengan mempertimbangkan potensi riil sumber pendapatan, realisasi pada tahun sebelumnya dan tingkat pertumbuhan ekonomi, serta masih adanya pandemi Covid-19 yang berdampak pada penerimaan pendapatan asli daerah yang mengandalkan pemasukan dari industri pariwisata. 

Struktur PAD masih didominasi oleh rencana penerimaan dari pajak daerah, dengan tetap mengupayakan intensifikasi penerimaan di luar pajak daerah, seperti retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

Baca juga :  Warga Binaan Rutan Gianyar Dibekali Wawasan Kebangsaan

Terkait rencana belanja daerah dalam rancangan APBD Gianyar TA 2022, direncanakan sebesar Rp2,014 triliun lebih yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp1,559 triliun lebih atau 77,41 persen, belanja modal sebesar Rp226,993 miliar atau 11,27 persen, belanja tidak terduga sebesar Rp1miliar atau 0,05 persen dan belanja transfer sebesar Rp227,086 miliar atau 11,27 persen.  

Defisit anggaran dalam Rancangan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2022, sebesar Rp58,931 miliar lebih. Hal ini terjadi karena rencana belanja untuk membiayai sektor prioritas, seperti tersebut di atas, lebih besar dibandingkan dengan proyeksi rencana pendapatan. Namun, defisit anggaran tahun 2022 tersebut akan dapat ditutupi, terutama bersumber dari penerimaan pinjaman daerah dan sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2021, yang saat ini sedang berjalan.

Baca juga :  Berbagai Pihak Turut Bantu Korban Gempa, Bupati Dana Sampaikan Terimakasih

Bupati Mahayastra berharap hubungan harmonis antara legislatif dan eksekutif tetap terjalin dengan baik demi terwujudnya masyarakat Gianyar yang sejahtera. “Kami berharap agar suasana kebersamaan, sinergi dan sinkronisasi dalam pemahaman tentang pembangunan Gianyar antara eksekutif dan legislatif tetap terjalin dengan baik, seperti yang sudah berlangsung selama ini. Dengan demikian program yang direncanakan dan dijalankan benar-benar mampu mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Gianyar menuju masyarakat Gianyar yang lebih sejahtera,” harapnya. (116)

Baca juga :  Desa Sidatapa Pasarkan Produk Via Digital

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini