Event Nasional Mulai Digelar di Nusa Dua, Aplikasi PeduliLindungi Diterapkan

picsart 10 06 11.50.37
HUT - Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (kiri) saat memberikan hadiah kue ulang tahun kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil ketika menjadi nara sumber di BNDCC Nusa Dua.

Kutsel, DENPOST.id

Geliat ekonomi pariwisata mulai terasa sejak dibukanya destinasi wisata yang ada di Bali. Bahkan gelaran event nasional berskala besar sudah mulai dilaksanakan di kawasan Nusa Dua.
Seperti Workshop Nasional dan bimbingan teknis yang digelar Partai Amanat Nasional (PAN) di BNDCC Nusa Dua selama 3 hari.

Pantauan di lokasi, Rabu (6/10/2021) kegiatan yang menghadirkan beberapa pembicara nasional ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Aplikasi PeduliLindungi juga diterapkan. Sebelum masuk ruangan, peserta harus menscan QR Code PeduliLindungi, wajib memakai masker, menjaga jarak dan makanan dan minuman di antar ke meja peserta. Bahkan beberapa kali panitia mengingatkan peserta terkait prokes yang harus dipatuhi.

Baca juga :  Setahun Lebih Pandemi, Tiga Nakes Badung Meninggal Akibat Terpapar Covid-19

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, memaparkan, dipilihnya Bali sebagai tempat kegiatan besar tersebut karena ingin membantu mempercepat pulihnya ekonomi masyarakat Bali. Sebelumnya PAN memang sering menggelar acara di Bali namun berskala kecil. Sedangkan kali ini skalanya besar. Di mana kegiatan tersebut juga menghadirkan Ketua-ketua DPD dan DPW PAN Se-Indonesia.

Dalam workshop nasional ini hadir sebagai narasumber, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil; Menteri BUMN, Erick Thohir dan Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa serta narasumber lainnya.

Ridwan Kamil dalam paparannya mengangkat Post Pandemic Leadership In The Digital Era. Dia sempat menyinggung tentang sektor pariwisata, khususnya mengenai apa yang dilakukan Jawa Barat setelah Covid-19. Menurutnya ada 7 hal yang perlu dilakukan dan dipertahankan. Salah satunya adalah pariwisata regional.

Baca juga :  13 Mahasiswa Terjebak Air Pasang di Pantai Suluban

“Di mana masyarakat hanya dengan mengandalkan sepeda motor bisa piknik berkeliling. Mohon maaf ini yang membedakan dengan Bali yang harus mengandalkan penerbangan,” ujarnya. Karenanya saat PPKM pihaknya sudah berusaha menahan, namun karena minat orang piknik cukup tinggi jadinya sempat bocor di Puncak dan di Bandung.

Selain memaparkan program terobosan inovatif yang dilakukannya, pria yang akrab disapa Kang Emil juga sempat menyinggung tentang karier politiknya ke depan.
Ditemui sesaat setelah menjadi pembicara dia mengakui bahwa hingga kini dirinya belum tertaut pada sebuah partai politik. Namun untuk selanjutnya, dia menyebut telah melakukan Istikharak untuk berlabuh pada salah satu partai politik yang ada.

Baca juga :  Belum Berstarus PSBB, Badung Belum Bisa Berikan Sembako Kepada Seluruh Warganya

“Memang selama 2 kali Pilkada (Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat), saya belum berpartai atas nasihat dari Ibu saya. Tapi selanjutnya apakah periode kedua nanti Gubernur lagi atau ada tawaran ke Nasional, itu saya sudah Istikharak-kan untuk akan berlabuh di salah satu partai, asalkan dukungan tersebut adalah untuk saling menguatkan,” katanya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini