Buntut Atlet Positif Covid-19, Menpora Panggil Panwasra dan PB PON

picsart 10 06 01.04.50
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali

Jayapura, DENPOST.id

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, memanggil Panwasrah dan PB PON terkait adanya atlet positif Covid-19.
“Pertandingan tetap berlangsung, sementara peotokol kesehatan (prokes) tetap sesuai aturan telah ditetapkan,” kata Menpora Zainudin Amali kepada wartawan usai menyaksikan perlombaan menembak di Arena Menembak Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Rabu (6/10/2021).

Zainudin Amali mengatakan, pihaknya akan memanggil Panitia Pengawasan dan Pengarah (Panwasrah) bersama PB PON untuk membahas masalah ini.
“Saya akan kumpulkan Panwasrah dan PB PON beserta segenap elemen yang terlibat, berusaha meminimalisir risiko transmisi Covid-19 melalui berbagai strategi. Di antaranya penegakan protokol kesehatan ketat,” tegasnya.

Baca juga :  Layani Nasabah 24 Jam, AgenBRILink Ini Sukses Hingga Punya Kos-Kosan

PON XX Papua digelar pada 2- 15 Oktober 2021 melibatkan ribuan atlet dan offisial dari seluruh provinsi se-Indonesia. PON digelar di tengah situasi pandemi, maka upaya memastikan keamanan dan kesehatan dalam pesta olahraga ini menjadi tantangan tersendiri.

Zainudin Amali mengungkapkan, atlet yang positif rekan-rekannya sudah melakukan pemeriksaan PCR dan hasilnya negatif dan ditelusuri masuknya virus tersebut. “Kita bersama-sama mengecek asal virus ini, sebelum datang ke Papua semua kontingen sudah tes PCR,” ujarnya.

Baca juga :  Maria Londa Tak Tergoyahkan di Lompat Jauh dan Lompat Jangkit PON

Dia menjelaskan, setelah atlet tiba di Papua, kembali melakukan tes antigen dan diakomodasikan berdasar cabang olahraganya. Kegiatan mereka hanya dari tempat akomodasi ke tempat pertandingan, tanpa peluang mengunjungi tempat lain di luar agenda yang ditetapkan.

“Di tempat akomodasi, bila bergejala langsung dites antigen, bisa berlanjut PCR. Kalau positif, diisolasi dan dilakukan tracing untuk sekitarnya. Atlet yang akan bertanding dengan body contact seperti wushu atau gulat, dilakukan tes antigen sebelum bertanding,” paparnya.

Baca juga :  Hadapi  Than Quang Ninh Vietnam,l BU Bertekad Petik Poin Penuh di Kandang

Menpora Zainudin Amali minta kepada masyarakat setempat, sebagai persiapan dan upaya perlindungan kesehatan. Pihaknya mendorong sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) serta vaksinasi setidaknya satu kali.
“Kita sosialisasikan juga bahwa kalau bergejala, jangan keluar rumah atau ke lokasi, periksa dulu ke dokter agar tidak terjadi transmisi. Kemudian gerakan maskerisasi, didorong supaya menjadi budaya atau etos kerja setempat khususnya terkait pelaksanaan PON XX,” pungkasnya. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini