Lewati Proses Kedatangan, Satu Turis Butuh Waktu 72 Menit

menit 1
SAMBUT WISMAN - Berbagai persiapan dilakukan Bandara Ngurah Rai menyambut kedatangan wisman terkait pembukaan penerbangan internasional. DENPOST.id/ist

Kuta, DENPOST.id

Angkasa Pura 1 sebagai pengelola Bandara Ngurah Rai terus mempersiapkan berbagai hal menjelang pembukaan penerbangan internasional 14 Oktober nanti. Adapun waktu yang dibutuhkan satu turis atau penumpang untuk melalui proses kedatangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, termasuk menunggu hasil RT-PCR, yaitu 72 menit atau 1 jam 12 menit.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi. Selain itu, sambung Faik Fahmi, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga melakukan penambahan area tunggu di “gate 4” hingga “gate 6” dan perluasan koridor kedatangan.

Adapun proses kedatangan turis mancanegara di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali lanjut dia yaitu:

1. “Preflight” sebelum terbang ke Bali, turis mancanegara harus sudah menyiapkan bukti vaksin dosis lengkap, memiliki hasil PCR 3×24 jam, mengisi “health alert card” (HAC), memiliki dokumen pemesanan hotel karantina, mengisi “e-PCR” memastikan dokumen keimigrasian, mengisi “electronic customs declaration” (e-CD)”.

Baca juga :  Berjemur di Pantai Kuta, Turis Ditindak Satpol PP

2. “Thermo Scanner” : setelah mendarat, turis mancanegara menuju terminal kedatangan dan diperiksa suhu badannya. Bagi turis mancanegara yang suhu baddannya 38 derajat Celcius atau lebih rendah dapat melanjutkan proses selanjutnya. Sedangkan turis yang suhu badannya di atas 38 derajat Celcius diarahkan menuju ruang pemeriksaan lanjutan. Apabila hasil observasi menujukkan sehat, maka turis dapat melanjutkan proses selanjutnya. Jika hasil observasi menyatakan tidak sehat, maka turis dirujuk ke rumah sakit.

3. Konter registrasi: pada konter registrasi turis akan dilayani oleh petugas Satgas Covid-19 di mana turis mancanegara melakukan input data dan petugas melakukan kontrol data serta “print barcode”. Terdapat 10 konter dengan waktu proses registrasi sekitar 10 menit per turis.

Baca juga :  Deteksi Penumpang Viking Sun, RSBM Gunakan Alat Ini

4. Pemeriksaan dokumen kesehatan dan hotel karantina: pemeriksaan dua dokumen ini dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan melakukan “barcode tapping” dengan waktu proses di konter KKP sekitar 1 menit.

5. SWAB RT-PCR: pengambilan “sample” RT-PCR turis mancanegara di mana terdapat 20 bilik tes RT-PCR dengan waktu proses pengambilan “sample” sekitar 1,5 menit.

6. Imigrasi: pemeriksaan dokumen keimigrasian turis oleh petugas imigrasi di mana terdapat total 16 konter dengan waktu proses pemeriksaan sekitar 1 menit.

7. Pengambilan bagasi: proses pengambilan bagasi milik turis di “conveyor belt” di mana terdapat 7 unit “conveyor belt” dengan waktu proses 1 menit.

Baca juga :  Bali Diisolasi, Koster Sebut Itu Urusan Berat

8. Bea cukai: pemindaian “barcode electronic customs declaration” dengan waktu proses 0,16 menit.

9. “Holding area”: turis mancanegara menunggu hasil RT-PCR dan dilakukan pendataan oleh pihak hotel karantina dengan waktu proses 60 menit.

10. Satgas Covid-19 Provinsi Desk: Turis melakukan “tapping barcode” dan Satgas Covid-19 Provinsi melakukan kontrol akses.

11. “Pick up zone”: turis menuju area penjemputan dan menuju hotel karantina.

“Terkait kesiapan layanan tes RT-PCR Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Angkasa Pura I bekerja sama dengan Rumah Sakit Bali Jimbaran dengan fasilitas “mobile lab” sebanyak dua unit, 20 bilik RT-PCR, 10 unit mesin RT-PCR dengan kapasitas 320 tes per jam dan total kapasitas per hari sebanyak 3.840 tes,” pungkas Faik Fahmi. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini