Rampok Satroni Rumah Warga, Korban Diikat dan Mulut Disumpal Selendang

picsart 10 07 06.42.28
RAMPOK RUMAH - Aksi perampokan terjadi di sebuah rumah di Jalan Ambian Tihing Pucak Cemeng, Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Bangli, Kamis (7/10/2021)

Bangli, DENPOST.id

Aksi perampokan terjadi di sebuah rumah di Jalan Ambian Tihing Pucak Cemeng, Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Bangli, Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 11.00 Wita. Dengan modus pura-pura meminta air minum, pelaku malah mengikat dan menyumpal mulut penghuni rumah Ni Kadek Ardiasih (24) dengan selendang.

Pelaku dengan bersenjatakan sabit langsung menggasak uang puluhan juta dan perhiasan emas milik keluarga korban.

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus perampokan tersebut. Dijelaskannya, saat kejadian korban sedang berada sendiri di rumahnya. Sedangkan anaknya kebetulan dititip. Yang mana, kondisi rumah korban memang cukup sepi berada di deretan paling belakang di jalur tersebut.

Awalnya pelaku datang ke rumah korban sekitar pukul 11.00 Wita, pura-pura meminta air minum. Namun, setelah diberikan air minum korban justru diancam menggunakan sabit oleh terduga pelaku yang tak dikenal. Di bawah ancaman tersebut, korban yang ketakutan selanjutnya diikat dan mulutnya disumpal oleh pelaku dengan menggunakan tiga buah selendang masing-masing warna merah marun, emas dan merah muda.

Baca juga :  Pasokan Terbatas, Harga Dua Komoditi Ini Melambung

Lanjut Kapolres, dari pengakuan korban, setelah diikat pelaku langsung mengacak-acak dan mengambil uang milik bapak korban sebanyak Rp35 juta dan uang milik anaknya sebesar Rp 2 juta, dan satu buah cincin emas.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp37 juta dan sebuah cincin emas juga dibawa kabur pelaku. Pascakejadian tersebut, korban pun tampak masih trauma dan syok. Selanjutnya kasus ini dilaporkan ke Mapolres Bangli. Tindak lanjut dari itu, polisi telah turun ke TKP dan memasang garis polisi. “Saat ini anggota masih ada di TKP. Korban juga sudah kita visum,” jelasnya.

Baca juga :  Pelajar SMP Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Alpukat

Di TKP, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah selendang warna merah marun panjang 172 cm, selendang warna gold panjang 181 cm, selendang warna orange panjang 257 cm, sabit panjang 47 cm, potongan kayu panjang 75 cm dan tas merah tempat menyimpan uang sebesar Rp35 juta. “Untuk pelakunya masih lidik, semoga bisa segera kita ungkap,” kata Kapolres Bangli.

Baca juga :  Kapolres Bangli Pimpin Pendistribusian 200 Paket Sembako di Empat Kecamatan

Apakah ada unsur pencabulan atau sejenisnya terhadap korban? Ditanyakan demikian, AKBP Agung menegaskan tidak ada. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini