Struktur Bangunan Dinilai Sudah Tak Layak, Pedagang Dukung Revitalisasi Pasar Semarapura

picsart 10 07 06.42.59
REVITALISASI PASAR - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat melakukan sosialiasi terkait rencana revitalisasi atau penataan Pasar Umum Semarapura, di Ruang Rapat Praja Mandala, Kamis (7/10/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Pemkab Klungkung mulai melakukan sosialisasi rencana revitalisasi atau penataan Pasar Umum Semarapura, di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Kamis (7/10/2021). Sosialisasi ini, dilakukan guna menyamakan persepsi terkait status kepemilikan kios di blok B,C,D,E dan F. Dalam pertemuan ini, hadir sebanyak 32 perwakilan pedagang yang mewakili sekitar 600 pedagang Pasar Semarapura.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang memimpin sosialisasi mengatakan kalau kondisi struktur bangunan gedung pasar Blok B, C D, E dan F sudah tidak layak. Di mana, saat dilakukan Hammer Test (Uji Mutu Beton) Tahun 2019, struktur balok yang merupakan bagian struktur inti bangunan sudah tidak sesuai atau memenuhi standar.

Baca juga :  Kaki Remuk, Maling Sesari Jalani Operasi di RSUD Klungkung

Suwirta juga menegaskan bahwa tidak ada maksud dan kepentingan apa pun dalam revitalisasi Pasar Semarapura. Menurutnya, penataan pasar murni dilakukan untuk mendukung pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Apalagi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat akan dibangun menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata dan lebih estetis (tidak kumuh). Di samping untuk mendukung Kabupaten Klungkung, sebagai daerah tujuan wisata seiring dibangunnya Pusat Kebudayaan Bali di wilayah eks Galian C.

“Tidak ada maksud dan kepentingan apa pun dalam revitalisasi pasar ini. Pasar sebagai sarana perdagangan rakyat akan dibangun menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh). Yakinlah hak para pedagang tidak akan berkurang dengan kegiatan revitalisasi ini,” ujar Suwirta, didampingi Sekda Gede Putu Winastra, dan Kasubsi Ekonomi Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis Putu Rizky Sitraputra, serta perwakilan Badan Pertanahan Klungkung, Made Herman.

Baca juga :  PDP Covid 19 di Klungkung Bertambah

Mendengar pemaparan dari bupati, salah seorang pedagang, I Nyoman Sudita mengaku mendukung revitalisasi pasar. Dirinya juga mengakui gambar desain interior dan eksterior Gedung Pasar Semarapura sangat menarik dan modern. Namun, pihaknya berharap kejelasan terkait status dan posisi kios pedagang.

Hal senada juga disampaikan Made Putra, salah satu perwakilan pedagang pasar Blok B. Pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dipaparkan Bupati Suwirta. Cuma dirinya juga berharap kejelasan status para pedagang kedepannya. “Klungkung kedepan akan menjadi Pusat Kebudayaan Bali seperti dahulu. Di mana, Klungkung merupakan pusat perdagangan dan kerajaan di Bali. Mari upayakan supaya dalam perjanjian tersebut tidak lagi menyalahi hukum dan revitalisasi ini bukan untuk kepentingan- kepentingan kelompok tertentu,” katanya.

Baca juga :  Suwirta Usulkan Nusa Penida Disamakan Dengan Ini

Sementara Sekda Gede Putu Winastra usai mengikuti rapat sosialisasi tersebut langsung menugaskan Bagian Hukum untuk menyusun draf perjanjian, yang intinya hak – hak para pedagang tidak berkurang atas bangunan kios tersebut. Winastra pun berharap administrasi pemanfaatan aset agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (c/119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini