PHRI Badung Usulkan Karantina Wisman Cukup Tiga Hari

picsart 10 11 07.04.27
UJI COBA - Uji coba standar operasional prosedur kedatangan wisatawan mancanegara di Bandara Ngurah Rai, jelang pembukaan Internasional.

Kutsel, DENPOST.id

Waktu delapan hari masa karantina wisatawan masuk Bali, dinilai cenderung memberatkan wisman. Untuk itu, standar operasional prosedur menyangkut lama masa karantina sementara diharapkan dipersingkat menjadi tiga hari.

Usulan ini, dilontarkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia yang juga Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung, I Gusti Agung Rai Suryawijaya, Senin (11/10/2021).

Rai Suryawijaya menilai masa karantina sementara kedatangan wisman yang mencapai delapan hari sudah sangat tidak masuk akal. Alasannya karena negara-negara yang diajak bekerjasama untuk open border itu, adalah lebih ke Asian market. Seperti Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Abu Dhabi, Dubai dan New Zealand.

Di mana, masa berlibur wisatawan ini adalah rata-rata seminggu. Bahkan khusus untuk wisatawan Cina malah kurang dari satu Minggu. “Jika masa libur mereka lebih banyak dihabiskan untuk karantina, itu sama halnya mereka datang ke Bali hanya untuk karantina. Tujuan wisatawan datang itu untuk berlibur, lantas untuk apa mereka datang dengan lebih banyak menghabiskan waktu untuk karantina,” ujarnya.

Baca juga :  139 Orang Positif Covid-19 dan Tiga Pasien Meninggal

Lebih jauh diungkapkannya, ketika
pemerintah pusat mengumumkan penerbangan Internasional dibuka di Bandara Ngurah Rai sudah langsung direspon antusias banyak bisnis partner dari luar negeri. Sayangnya, begitu diketahui masa waktu karantina sementara yang ditetapkan delapam hari kembali menyurutkan minat dan animo mereka.

Dia justru khawatir Kebijakan tersebut, malah dapat mengalihkan tujuan mereka berlibur ke destinasi lain. Apalagi destinasi wisata yang sudah buka saat ini bukan hanya Bali, tapi juga Phuket, Maldives, Turki, Dubai dan bahkan Srilanka. Terlebih lagi kunjungan ke destinasi tersebut tanpa melalui proses karantina. (113)

Baca juga :  Antisipasi Meluasnya Kematian Babi, Kadis Pertanian Badung Lakukan Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini