Diterjang Angin Kencang, Rumah Seorang Lansia Rusak

puting 1
BANTU WARGA - Wabup Sutjidra saat memberikan bantuan kepada korban angin kencang, Selasa (12/10/2021) di Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada.

Singaraja, DENPOST.id

Beberapa hari belakangan ini, angin kencang melanda wilayah Kabupaten Buleleng. Akibatnya, salah satu rumah milik Wayan Windra warga Banjar Dinas Kayuputih, Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada rusak. Kejadian itu bermula saat angin kencang melanda wilayah Desa Kayuputih, Kamis (7/10/2021) lalu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Diduga, hancurnya atap rumah milik kakek Windra tersebut lantaran kondisi bangunan yang sudah tua. Windra juga merupakan lansia kurang mampu yang hanya tinggal bersama istrinya.

Selama ini, Windra bersama istrinya tinggal di sebidang tanah berukuran kurang dari 1 are di pinggiran tebing dengan bangunan yang kecil dan tidak layak huni. Dengan usia yang sudah terbilang renta, hidup sehari-harinya hanya mengandalkan bantuan dari Pemerintah. Sebelumnya, Windra bekerja sebagai buruh serabutan. Namun semenjak dirinya mengidap sakit sesak, dirinya tak lagi bekerja.

Baca juga :  Slogan "Saudara Tak Harus Sedarah" Penyemangat Berbagi

Melihat kondisi tersebut, Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra langsung meninjau ke lokasi bencana. Didampingi Perbekel Desa Kayuputih, Gede Gelgel Ariawan, Sutjidra membawa bantuan berupa sembako, terpal, matras, pakaian, selimut perlekapan MCK, dan beberapa alat rumah tangga.

Sutjidra juga memastikan warga tersebut mendapatkan bantuan-bantuan yang diberikan oleh Pemerintah.

“Beliau bisa dibilang lansia terlantar karena hanya tinggal berdua dengan istrinya, jadi saya minta kepada pak mekel tolong pastikan beliau mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Baca juga :  Diringkus, Otak Pembalakan di Desa Pangkungparuk, Buleleng

Dirinya juga memerintahkan kepada perbekel agar berkordinasi dengan instansi terkait untuk bantuan bedah rumah. Menurutnya, kakek Windra berhak mendapatkan bantuan bedah rumah.

“Kita masih cek dulu di Dinas terkait agar cepat direalisasikan untuk mereka mendapatkan rumah yang layak huni, sekarang kan ada program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU). Mudah-mudahan dengan program tersebut warga yang rumahnya masih tidak layak huni dapat mendapatkan bantuan tersebut,”harapnya.

Baca juga :  Kecelakaan Beruntun di Shortcut Pegayaman

Sementara itu, Perbekel Gelgel Ariawan menjelaskan, kakek Windra sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Buleleng dan Bapak Wakil Bupati Buleleng karena di masa pandemi ini kami masih tetap mendapat perhatian. Semoga pandemi cepat berlalu sehingga pemulihan ekonomi kembali seperti semula,” pungkasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini