Komisi IV Tinjau Prokes PTM ke SDN 1 Lukluk dan Green School

picsart 10 12 05.41.43
TINJAU SEKOLAH - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, saat meninjau sekolah terkait penerapan protokol kesehatan selama Pembelajaran Tatap Muka.

Abiansemal, DENPOST.id

Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Selasa (12 /10/2021) melakukan kunjungan kerja ke SDN 1 Lukluk, Kecamatan Mengwi, dan Green School Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes) selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dalam pantauan Komisi IV DPRD Kabupaten Badung yang dikomandoi Made Sumerta, disampaikan penerapan prokes selama PTM secara umum di SDN 1 Lukluk telah berjalan dengan baik sesuai surat edaran. Meski ada evaluasi mengenai orang tua saat mengantar siswa ke sekolah diminta kedatangannya lebih awal dari jam masuk sekolah. “Kalau dia masuk padahal jamnya belum mulai, kalau ditutup mereka berkerumun di luar. Ini untuk evaluasi tahap awal menjadi atensi bersama,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Made Sumerta, di sela-sela kunjungan kerja di SDN 1 Lukluk, Mengwi.

Baca juga :  Dewan Dorong Pemerintah Badung Kuliahkan Siswa Berprestasi Hingga S3

Bersama dinas terkait, pihaknya akan berbagi tugas untuk melihat evaluasi terhadap kondisi PTM di wilayah Badung. “Evaluasi tiap dua Minggu, tetap kita laporan juga ke Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan,” ungkapnya.

Ke depan diharapkan penerapan prokes saat PTM berlangsung seharusnya semakin ketat, dimaksudkan agar tidak terjadi masalah baru. Terkait adanya temuan tenaga pengajar tidak memakai masker saat proses PTM, Sumerta menanggapi dengan tegas di mana guru tersebut semestinya diberikan teguran dan diberikan sanksi apabila terjadi berulang kali. “Ditegur dulu, kalau terus dilanggar ada sanksi karena menyangkut protokol kesehatan. Undang-undang sudah mengatur itu. Saya kira bisa dikasi sanksi apalah, apa mutasi,” jelasnya.

Baca juga :  Delapan Pelamar Bersaing Jadi Direksi PDAM Badung

Terkait ditunjuknya siswa yang ditugaskan sebagai tim prokes di sekolah dalam melakukan pengecekan suhu tubuh, disebutkan hal tersebut merupakan bagian dari edukasi. “Harus ada tim dari sekolah berkoordinasi dengan tim di desa/kelurahan. Terkait edukasi ini, boleh dikatakan efektif sepanjang itu didampingi,” paparnya.

Mengenai kunker di Green School, pihaknya belum bisa memberikan evaluasi terhadap lembaga pendidikan yang dikatakan ramah lingkungan tersebut. Sebab belum terlihat simulasi PTM secara langsung, hanya sebatas tayangan video. “Secara tayangan visual tadi sudah ditayangkan, tapi nanti kami ingin melihat secara langsung karena menyangkut orang asing. Ini resikonya lebih tinggi,” ungkapnya.

Baca juga :  Anom Gumanti Ajak Warga Mandiri Perangi Covid-19

Sementara Ketua Yayasan Kul Kul yang menaungi Green School, Tirka Widanti mengatakan kunjungan kerja Komisi IV DPRD Badung ini dianggap sebagai kunjungan balasan, karena pihak Green School sebelumnya telah melakukan audiensi ke Komisi IV DPRD Kabupaten Badung terkait permohonan untuk segera dilakukan PTM di Green School.
(dewa sanjaya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini