Koperasi di Buleleng Didorong Terapkan Digitalisasi

picsart 10 12 06.57.09
SDM KOPERASI - Bupati Buleleng, Agus Surdnyana, saat membuka pelatihan teknis kepada Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi di Hotel Puri Sharon, Selasa (12/10/2021).

Buleleng, DENPOST.id

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mendorong koperasi yang bergerak pada sektor riil di Kabupaten Buleleng untuk mengikuti era kekinian. Salah satunya memasuki era revolusi 4.0, dengan menerapkan digitalisasi dalam segala bidang.

“Pandemi memang sudah melandai. Namun, perekonomian sangat terguncang dengan pandemi ini. Oleh karena itu, digitalisasi dalam segala bidang sangat perlu dilakukan, khususnya oleh koperasi,” ucap Bupati Buleleng, saat ditemui usai membuka secara resmi pelatihan teknis kepada Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi yang diselenggarakan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) Buleleng, di Hotel Puri Sharon, Selasa (12/10/2021).

Baca juga :  Kapolsek Tampaksiring Bantu Orang Sakit dan Lansia

Agus Suradnyana menjelaskan sendi-sendi perekonomian sangat terganggu dengan adanya pandemi Covid-19 ini. Akan tetapi, kondisi saat ini pelan-pelan diperbaiki. Pelatihan yang digelar Disdagperinkop UKM ini tentu ada hubungan dengan pascapandemi nantinya. Pada saat ini, yang terpenting adalah bagaimana pelaku koperasi di Buleleng mengikuti era kekinian. Mengikuti cepatnya dunia di era revolusi industri 4.0.

“Dengan digitalisasi utamanya pada pemasaran produk. Penggunaan marketplace dan juga cara memasarkan produk,” jelas dia.

Baca juga :  Larikan Motor Warga, Polsek Susut Amankan Seorang Siswa SD

Produk yang dipasarkan pun bisa dimulai dari yang sederhana terlebih dahulu. Produk-produk yang menjadi keunggulan Buleleng dapat menjadi pilihan untuk dipasarkan melalui digitalisasi. Dengan memanfaatkan marketplace yang ada. Jika hanya mengikuti produk-produk yang sudah dipasarkan dari luar daerah, dirasa sulit untuk bersaing.

Sementara Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng, Dewa Made Sudiarta menyebutkan pelatihan perkoperasian teknis ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi pelaku atau pengelola koperasi untuk melakukan tata kelola koperasi yang baik. Dari sisi kelembagaan dan tata Kelola keuangan yang harus transparan. Kemudian, ada pelatihan pengembangan usaha dan aspek usaha. (118)

Baca juga :  PPKM Darurat, Polres Buleleng Bagi Sembako

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini