25 Tahun Puasa Emas, Petinju Bali Catat Sejarah di PON Papua

picsart 10 14 12.28.43
REBUT EMAS - Petinju Bali Kornelis Kwangu Langu (pakai destar) merebut emas pada PON XX/2021 Papua, di GOR Cendrawasih Jayapura.

Jayapura, DENPOST.id

Petinju Bali mencatat sejarah setelah 25 tahun kontingen Bali puasa emas PON cabang olahraga (cabor) tinju. Kornelis Kwangu Langu yang turun di kelas (-49) kg, berhasil menaklukkan petinju NTT, Mario Kali, pada laga final di GOR Cendrawasih, Jayapura, Kamis (14/10/2021).

Sekeping medali emas yang direbut Kornelis Kwangu Langu mengobati rindu Pengprov Pertina Bali yaang puasa medali emas sejak PON XIV/1996 di Jakarta. Selain Kornelis, petinju Bali lainnya juga menambah pundi-pundi medali kontingen Bali. 2 medali perak dipersembahkan Julio Bria (-56 kg) dan Cakti Dwi Putra (-75 kg). Sedangkan 3 perunggu dipersembahkan Yulianus Babu (60 kg), Jeckri Riwu (64 kg) dan Krispinus Mariano (46 kg).

Baca juga :  Putus Rantai Atlet Bodong, Ini yang Dilakukan KONI Bali

Ketua Umum Pengprov Pertina Bali, Made Muliawan Arya usai pertandingan mengatakan, sekeping emas bagi Pengprov Pertina Bali sangat luar biasa. “Kita sangat bangga dengan prestasi petinju Bali. Berkat doa masyarakat Bali, dukungan Pemerintah, KONI Bali, sponsor dan pihak terkait, sehingga apa yang kita harapkan sejak lama kini berbuah manis,” kata pria yang akrab disapa De Gadjah itu.

Dia juga mengaku bangga, pasalnya 6 petinju yang dikirim ke PON Papua semuanya berhasil meraih medali. “Ini sudah sangat luar biasa karena semua petinju membawa pulang medali. Sekali lagi kami bangga dengan perjuangan para petinju,” ujar De Gadjah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini.

Baca juga :  Pasien Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah Satu Orang

De Gadjah mengungkapkan, prestasi yang diraih petinju Bali tak lepas dari persiapan di Bali yang cukup disiplin. “Penyelenggaran PON Papua luar biasa dan penilaian juri sangat sportif dibandingkan PON Riau dan PON Jabar. Petinju kita bisa berprestasi asal pelaksanaan PON objektif, ” pungkasnya. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini