Diduga Selewengkan Dana Rp5 Miliar, Dua Pengurus LPD Ped Jadi Tersangka

picsart 10 14 06.35.36
KORUPSI LPD - Kajari Klungkung, Shirley Manutede, bersama jajaran memberikan penjelasan terkait kasus korupsi LPD Ped, Kamis (14/10/2021)

Semarapura, DENPOST.id

Setelah lima bulan melakukan penyidikan, Kejaksaan Negeri Klungkung akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana di LPD Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (14/10/2021). Kedua tersangka, yakni pengurus LPD IMS selaku Ketua LPD, dan IGS salah seorang pengurus LPD yang bertugas di bagian kredit.

Namun, setelah ditetapkan menjadi tersangka, keduanya belum ditahan karena pihak penyidik masih menunggu hasil audit kerugian dari pihak Inspektorat Klungkung

Baca juga :  Unggul Jauh, Jaya Negara Minta Jangan Eforia Berlebihan

“Kami sudah mintakan audit ke Inspektorat dan hasilnya sebentar lagi akan dikirim. Tapi dari hasil kami hitung sendiri dan sudah disounding sekitar Rp5 miliar lebih kerugian negara, sehingga kami telah menetapkan dua tersangka dalam perkara ini,” ujar Kajari Klungkung, Shirley Manutede.

Menurut Kajari Shirley, pihak penyidik selanjutnya akan mengagendakan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi lainnya. Namun, untuk mengungkap perkara tersebut, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain yang akan dibidik lagi. Apalagi penyidik menemukan sejumlah penyimpangan yang dilakukan pengurus dalam mengelola LPD Ped.

Baca juga :  Enam Pasien Meninggal di Bali, 113 Kasus Baru Covid-19

“Kenapa baru dua ditetapkan jadi tersangka, karena yang lain masih menjadi saksi dulu sehingga bisa terang perkara ini,” katanya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini