92 KK Terdampak Gempa, Kerusakan Capai 100 Titik

picsart 10 17 08.42.42
TENDA PENGUNGSIAN - Petugas saat mendirikan tenda pengungsian di Desa Ban, Karangasem.

Amlapura, DENPOST.id

Bencana gempa magnitudo 4,8 yang berpusat di barat laut Karangasem, dengan kedalaman 10 km merusak sejumlah desa di Karangasem. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, mencatat total ada 92 Kepala Keluarga (KK) terdampak dengan jumlah kerusakan terjadi di 100 titik.

Kerusakan terparah terjadi di Desa Ban, yakni di Banjar Bunga, Banjar Cegi, Banjar Temakung dan Banjar Jatituhu.

Baca juga :  Menko Marves Apresiasi Pelaksanaan Isoter di Buleleng

Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi) Karangasem, I Wayan Suara Arsana, Sabtu (16/10/2021) malam menuturkan data yang dihimpun merinci jumlah kerusakan di wilayah tersebut, di antaranya rumah rusak berat 325 unit, rusak ringan (379 unit), pura dan sanggah sejumlah (111 unit).

Selain kerusakan bangunan, korban luka-luka di kawasan tersebut mencapai 74 orang dan korban meninggal dunia satu orang. “Data ini terkumpul hingga 23.30 Wita, Sabtu petang dan masih bersifat sementara, ” ungkapnya.

Baca juga :  Modus Obati Hingga Mengancam, Balian Gadungan Setubuhi Anak di Bawah Umur

Sempat turun ke lokasi bencana, Bupati Karangasem, I Gede Dana meminta dinas terkait untuk maksimal melakukan penanganan pascagempa. Di antaranya memaksimalkan menyediakan tenda pengungsian dan petugas medis yang bersiaga di lokasi tenda pengungsian. “Kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa cukup parah, bahkan ada banyak rumah yang roboh. Saya sudah perintahkan BPBD dan Dinas Sosial untuk segera melakukan penanganan pascabencana,” ucapnya.

Sementara Kepala Dusun Jatituhu, Desa Ban, I Nyoman Sumera menyatakan pihaknya hingga kini masih membutuhkan air, bahan makanan, termasuk obat-obatan. Mengingat, sebagain besar warganya mengalami luka-luka akibat terkena runtuhan bangunan. “Hampir seluruh rumah yang mengalami kerusakan, baik sedang ringan maupun berat tidak bisa ditempati. Karena tanahnya bergerak dan ada temboknya miring dan nyaris ambruk,” paparnya. (yun)

Baca juga :  Notaris Pingsan di Kamar Hotel, Dibawa ke RS Ternyata Sudah Meninggal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini