Kepala BNPB Datangi Posko Bencana, Perbekel Ban Minta Bantuan Tenda

picsart 10 17 07.03.09
POSKO BENCANA - Kepala BNPB, Letnan Jendral TNI Ganip Warsito, saat berkunjung ke posko bencana.

Amlapura, DENPOST.id

Kepala BNPB, Letnan Jendral TNI Ganip Warsito, meninjau posko bencana di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Minggu (17/10/2021) siang. Berdialog bersama, Perbekel Ban, I Gede Tamu Sugiantara pun meminta bantuan tenda untuk pengungsian warga.

“Musim hujan sudah segera tiba, kami meminta bantuan terpal darurat. Terpal yang berukuran kecil yang dapat digunakan satu keluarga. Sebab, warga kami ingin tetap mengungsi di rumah masing-masing,” ujar Tamu Sugiantara.

Ribuan kepala keluarga yang terdampak gempa di Desa Ban memang memilih untuk mengungsi di rumah masing-masing. Sebab, jarak rumah satu dengan yang lain cukup jauh. Selain itu, warga juga tak mau meninggalkan harta benda di rumahnya yang rusak, khususnya hewan ternak. “Dari 700 tenda keluarga yang kami butuhkan baru ada 160 terpal darurat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tamu Sugiantara menuturkan hingga Minggu data kerusakan gempa terus bertambah. Kini, total ada 13 banjar dinas dengan 1.049 KK yang terdampak. Dengan rincian 630 rumah rusak ringan, 403 rusak berat dan 111 tempat ibadah yang rusak. Pihaknya juga meminta bantuan penyembuhan untuk para warga yang masih shok dan trauma pascagempa yang terjadi.

Baca juga :  Dipulangkan, 25 PMI Asal Klungkung Sumbang APD

Menanggapi hal ini, Letnan Jendral TNI Ganip Warsito menyatakan akan memaksimalkan melakukan penanganan. Kendati magnitudo gempa terbilang kecil, yakni 4,8 namun ternyata dampak yang ditimbulkan cukup besar. “Saya juga turut berduka cita kepada warga terdampak dan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Mengingat Desa Ban, khususnya dusun bagian atas seperti Jatituhu, Pucang dan Cegi kerap terjadi bencana, pihaknya akan mempertimbangkan langkah-langkah mitigasi bencana. “Perlu dipertimbangkan daerah rawan seperti bencana tanah longsor dan gempa bumi,” ujarnya.

Baca juga :  Langgar PPKM, Pengunjung Angkringan Dibubarkan

Mengenai warga yang masih trauma, dalam penanganan akan ada petugas yang melakukan proses pendampingan. Hal ini khusus menyasar warga yang masih trauma dan syok akibat musibah. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini