Togar Situmorang: Eksekusi Vila Berkat KPN yang Konsisten Jalankan UU

eksekusi
LANCAR - Suasana eksekusi vila di Desa Batu Layar pada Rabu (13/10/2021) yang berjalan aman dan lancar. (DenPost.id/ist)

Denpasar, DenPost.id

Law Firm Togar Situmorang memenangkan perkara dan berhasil mengeksekusi vila setelah menanti sejak tahun 2017. Eksekusi itu dilakukan  di Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Lombok, NTB.

Dalam keterangan persnya Minggu (17/10/2021)  di Denpasar, advokat Dr.Togar Situmorang, S.H., M.H., MAP, C.Med.,CLA, mengatakan bahwa pihaknya bersyukur kepada Tuhan, karena pada Rabu (13/10/2021) Pengadilan Negeri (PN) Mataram melakukan eksekusi vila sesuai amar putusan Mahkamah Agung (MA) terkait gugatan Law Firm Togar Situmorang.  Dia menambakan kasusnya berawal dari sengketa seorang suami melawan mantan istrinya, Lina Zilvana Zainal (klien). Menurut sang klien, objek sengketa yang berupa tanah dan bangunan itu awalnya milik dia pribadi. Entah kenapa objek itu berubah menjadi PT The Hill. Walau PT itu adalah hak Lina Zilvana Zainal, dan ternyata dia tidak bisa terakomodir, hingga Lina bisa keluar dari PT The Hill. Bahkan Lina sempat dilaporkan ke polisi. Dia lalu minta bantuan hukum ke Law Firm Togar Situmorang. Kuasa hukum ini kemudian memasukkan gugatan di PN Mataram yang terdaftar dengan Nomor Perkara: 226/Pdt.G 2017/PN Mataram dan sebidang tanah hak guna bangunan (HGB) Nomor : 753 Su No.1320/Batu Layar/2006 tertanggal 30 Agustus 2006 dengan luas seluruh 12 are di Batu Layar

Baca juga :  Eddy Mulya, Alit Wiradana dan Wisnu Wijaya Jadi Tiga Besar Calon Sekda Kota Denpasar

Setelah memperoleh proses yang panjang, akhirnya perkara itu mendapat putusan yang berkekuatan hukum tetap. PN Mataram menetapkan eksekusi pada Rabu (13/10/2021). Eksekusi berjalan lancar dan profesional serta sesuai dengan koridor hukum.

Mengenai eksekusi ini, Lina mengucap syukur tiada henti karena perjuangannya selama 10 tahun berbuah manis. ‘’Keadilan itu ternyata masih ada di negeri ini dan mata saya masih melihat, dan telinga saya masih mendengar,’’ ujar Lina.

Baca juga :  Parade Ogoh-ogoh di Denpasar Ditunda

Untuk selanjutnya, dia berharap keadilan mengingat masih ada SHGB 760 yang diklaim menjadi milik Lia. PT The Hill sesungguhnya milik Lina yang menggugat dengan Nomor 225 tentang tanah Sekotong, Lobar, dengan nilai Rp 40 miliar dan luas 3 hektar lebih, serta HGB 760.

Sedangkan Togar Situmorang mengatakan eksekusi ini terlaksana karena Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Mataram dan panitera sangat konsisten menjalankan UU (kasus berkekuatan hukum tetap/incracht). ‘’Kami selaku kuasa hukum sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala desa, Babinsa, kepolisian serta semua pihak, yang membantu proses eksekusi pada 13 Oktober 2021,’’ tandasnya. (yad)

Baca juga :  Selasa, 123 Orang Positif Covid-19 dan Dua Pasien Meninggal di Denpasar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini