Longsor Susulan Pascagempa Masih Terjadi, Evakuasi Material Terhambat

dampak gempa 1
LONGSOR - Proses evakuasi material longsor masih terus dilakukan secara bertahap. DENPOST.id/ ist

Bangli, DENPOST.id

Gempa berkekuatan 4,8 SR yang mengguncang Bali Sabtu (16/10/2021) subuh mengakibatkan dampak kerusakan yang tak sedikit. Di Bangli, selain merenggut korban jiwa dan mengakibatkan korban luka berat dan ringan, gempa yang disusul adanya longsor juga merusak sejumlah bangunan baik rumah, tempat ibadah dan fasilitas umum yang tersebar di 77 titik. Sementara proses evakuasi material longsor mengalami hambatan lantaran faktor cuaca.

Seperti yang terlihat pada Minggu (17/10/2021) sore. Longsor  susulan kembali terjadi, sehingga sehingga 553 KK di tiga desa di Kintamani masih terisolir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli melansir dampak gemba tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Kintamani ada 45 titik dari 6 desa, Kecamatan Bangli  ada 5 titik kejadian dari 2 desa, Kecamatan Susut ada 16 titik dari 5 desa dan dari Kecamatan Tembuku ada 11 titik dari 3 desa. Sementara dampak lainnya, di jalur jalan raya dari Desa Abang Batudinding menuju Desa Terunyan terdapat 8 titik longsoran yang mengakibatkan tiga desa terisolasi. Tiga desa tersebut yakni Desa Terunyan dari 2 dusun dengan 290 KK, Desa Abang Songan 46 KK dan Desa Abang Batudinding dihuni  217 KK.

Rincian kerusakan yaitu 44 unit bangunan rumah warga, 28 tempat ibadah milik pribadi (sanggah/merajan), fasilitas umum milik masyarakat seperti kantor desa ada 3 unit, serta 4 unit fasilitas umum milik pemerintah. Estimasi kerugian material Rp 800 juta. “Data sementara masih tetap dinamis ya, masih kami update sebagaimana laporan di bawah,”ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, Senin (18/10/2021).

Baca juga :  Warung di Bangkiangsidem Ludes Terbakar, Kerugiannya Segini

Upaya penanganan dilakukan Tim Operasi terdiri Kementerian PU, TNI AL, BPBD Provinsi Bali, Dinas Sosial Provinsi, Dinas PU Provinsi, Kodim 1626/ Bangli, Polres Bangli, BPBD Bangli, Dinas Sosial Bangli, Dinas PU Bangli, Dinas Kominfo Bangli, Dinas Kesehatan Bangli, Dinas Perhubungan Bangli, PMI Bangli, PLN Bangli dan para relawan.

Untuk memudahkan penanganan terhadap korban dan dampak kejadian, Pemerintah Kabupaten Bangli mendirikan Posko Lapangan Darurat Bencana Gempa  Bumi di Dermaga Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani. Ketersediaan Logistik  juga bai itu sembako maupun terpal diklaim mencukupi.

Baca juga :  Kubur Bangkai Babi, Distan Minta Desa Bantu Lahan

Terkait akses jalan yang tertimbun longsor di sepanjang jalan dari Desa Abang Batudinding menuju Terunyan sampai Minggu,17 Oktober 2021 Pukul 16.00 Wita telah dapat diselesaikan di 6 titik longsoran dengan menerjunkan 6 unit alat berat. Evakuasi material longsor belum bisa dituntaskan, karena pada Minggu sekitar pukul 14.00, turun hujan dan kembali terjadi longsor susulan. “Semoga cuaca hari ini (Senin) mendukung sehingga kami upayakan sore sudah bisa tuntas untuk membuka akses menuju tiga desa itu,” jelas Agus. (128)

Baca juga :  Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini