Gubernur Koster Harapkan Empat Even Internasional Pulihkan Ekonomi

kosterku
RAPAT - Gubernur Bali Wayan Koster saat rapat virtual dengan Ketua Umum PBSI Agung Sampurna, Senin (18/10/2021). (DenPost.id/ist)

Sumerta, DenPost.id

Sejumlah even berskala internasional bakal digelar secara estafet mulai November nanti hingga tahun 2022. Keempatnya yakni ‘’Indonesia Festival Badminton’’, ‘’Indonesian Youth Championship U-20’’ yang dihadiri tim-tim raksasa Eropa, pertemuan pimpinan DPR internasional, serta pertemuan G-20 tahun depan.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam beberapa kesempatan, salah satunya saat rapat virtual dengan Ketua Umum PBSI Agung Sampurna, Senin (18/10/2021), mengungkapkan Pemprov Bali berharap agar even bergengsi ini memberi dampak berganda terhadap Bali, baik terhadap pemulihan pariwisata maupun pemulihan ekonomi.

Gubernur Koster menyambut baik turnamen Indonesia Festival Badminton di Bali. Even ini diharapkan mampu membangkitkan perekonomian dan pariwisata Bali yang paling terdampak akibat pandemi covid-19. “Terima kasih telah memilih Bali sebagai tempat penyelenggaraan even ini,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Melihat perkembangan kasus covid-19 di Bali yang kian menurun, Gubernur Koster yakin turnamen ‘’Indonesia Festival Badminton’’ yang dilaksanakan dengan sistem bubble di kawasan ITC Nusa Dua, Kutsel, Badung, ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan. “Saya mendukung penuh Indonesia Festival Badminton di Bali. Ini jadi momentum bangkitnya ekonomi dan pariwisata Bali yang sangat berdampak akibat pandemi covid-19,” terangnya.

Baca juga :  Kontak Erat Jangan Takut Ditracing

Even olahraga berskala internasional ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Pulau Dewata setelah terjadinya pandemi Covid-19.

Sedangkan Ketua Umum PBSI Agung Sampurna menyebut even olahraga internasional yang digelar pascapandemi covid-19 ini dipusatkan di kawasan ITD Nusa Dua, Kutsel, dengan menerapkan sistem bubble. Dia menyampaikan ‘’Indonesia Festival Badminton’’ ini punya tiga kejuaraan internasional sekaligus yakni ‘’Daihatsu Indonesia Master’’ (16-21 November 2021), ‘’Indonesia Open’’ (23-28 November 2021) serta ‘’BWF World Tour Final’’ (1-5 Desember 2021).

Baca juga :  Temuan Mayat di Sungai Petanu, Diduga Jasad Komang Ayu

“Even ini dilaksanakan setelah melihat dua even berskala internasional yang sebelumnya digelar di Bangkok dan Inggris dengan protokol kesehatan (prokes),” jelas Agung.

Dia menambahkan Bali sengaja dipilih untuk lokasi even ini, karena Pulau Dewata merupakan salah satu “wajah” Indonesia. Selain itu penanganan kasus covid-19 di Bali sangat baik, sehingga Bali salah satu tempat yang diharapkan menjadi lokasi penyelenggaraan even ini.

Baca juga :  39 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh

Agung menyebut tingkat vaksinasi di Bali sudah sangat tinggi dan mengalami kemajuan yang signifikan lewat penerapan prokes untuk mendukung program pemerintah. Selain itu, even ini diharapkan membangkitkan perekonomian dan pariwisata Bali. Di samping itu diharapkan menaikkan citra Bali dan tentunya menjadi kebanggan bagi Indonesia.

Lebih lanjut Agung menyampaikan bahwa ‘’Indonesia Festival Badminton’’ bakal diikuti 24 negara.

Mengenai negara peserta yang tidak tercantum pada 19 negara yang dibolehkan masuk ke Bali, Agung mengatakan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Dia pun memastikan bahwa ‘’Indonesia Festival Badminton’’ tetap menerapkan prokes ketat. (wir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini