Lewat Munas, Suparno Djasmin Kembali Jadi President IMA 2021-2023

picsart 10 18 06.55.39
MUNAS IMA - Munas IMA 2021, di Jakarta, yang digelar secara hybrid dan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari anggota chapter IMA di seluruh Indonesia, secara offline dan online, 16 Oktober 2021.

SEIRING dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2019-2021, presidium IMA menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2021, di Jakarta, 16 Oktober 2021. Munas yang diselenggarakan tiap dua tahun sekali ini, ditujukan sebagai wadah koordinasi rutin anggota dan sekaligus sebagai momen untuk memilih President IMA periode 2021-2023.

IMA merupakan organisasi pemasar terdepan di Indonesia, dengan misi menjadi forum komunikasi yang membangun kolaborasi aktif antaranggota dan sebagai medium lahirnya ide-ide pemasaran terkini sesuai dengan tren kebutuhan konsumen Indonesia dan pasar global.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Muhammad Lutfi menyampaikan peranan strategis IMA dalam mendukung UMKM di masa pandemi sebagai bagian dari usaha pemulihan ekonomi nasional dan harapannya atas sumbangsih IMA untuk memajukan sektor pemasaran Indonesia.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada IMA atas kerjasama selama ini dalam memperkuat UMKM Indonesia agar naik kelas dan berdaya saing di pasar ekspor. Saya berharap IMA semakin berperan aktif dalam meningkatkan kualitas profesi pemasaran untuk berkontribusi dalam pemasaran ekspor Indonesia. Saya turut mengucapkan selamat atas penyelenggaraan Munas IMA 2021. Semoga IMA semakin maju dan sukses,”
kata Mendag.

Baca juga :  Beri Hadiah Miliaran Lewat BritAma FSTVL, Nasabah Tabungan BRI Tumbuh 166,32%

Sementara Co-Founder IMA, Hermawan Kartajaya menyampaikan apresiasi atas kinerja pengurus IMA periode 2019-2021 yang telah mencerminkan nilai-nilai IMA dengan baik, yakni semangat inovasi, enterpreunership dan pendekatan digital yang berbasis humanity.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kinerja organisasi IMA selama dua tahun terakhir di bawah pimpinan Bapak Suparno Djasmin. Saya mengamati banyak inovasi dan program yang telah diluncurkan dengan standar profesionalisme yang sangat baik. Salah satunya, kini IMA telah resmi menjadi organisasi berbadan hukum. Saya tentunya berharap dengan perkembangan signifikan selama dua tahun terakhir ini dapat menjadi modal yang baik bagi kepengurusan IMA dua tahun ke depan. Semoga IMA dapat terus bergerak maju, terus meningkatkan standar profesionalisme para pemasar di Indonesia, dan tentunya memberikan manfaat yang baik untuk sektor pemasaran dan perekonomian Indonesia,”
ujarnya.

Gubernur DKI, Anies Baswedan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan IMA di Provinsi DKI Jakarta, dan turut mengucapkan sukses atas penyelenggaraan Munas IMA 2021.

Baca juga :  BRI Ajak Kadet 1947 Gelar Pameran Kreatif Dalam Negeri

Munas IMA 2021, digelar secara hybrid di Jakarta dan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari anggota chapter IMA di seluruh Indonesia, secara offline dan online. Setelah melalui proses musyawarah yang dibalut semangat kekeluargaan, Munas IMA menetapkan kembali Suparno Djasmin sebagai President IMA periode 2021-2023, dan Y.W. Junardy sebagai Ketua Senat IMA.

Prosesi penetapan President IMA, dipimpin Juan Permata Adoe, selaku Founder dan Anggota Senat IMA, dengan berlandaskan persetujuan 44 President Chapter IMA seluruh Indonesia. Suparno Djasmin adalah Direktur Astra yang sekaligus menjabat Director-In-Charge Astra Financial and Logistic.

Baca juga :  31 Orang Terpapar Covid-19 dan Tiga Pasien Meninggal

Menurut Suparno Djasmin, kepercayaan yang diberikan untuk kembali memimpin IMA merupakan momentum yang baik dalam meningkatkan capaian program dan inisiatif selama dua tahun terakhir. Untuk melanjutkan momentum tersebut, tentunya membutuhkan dukungan aktif segenap anggota dari seluruh chapter IMA yang tersebar di Indonesia.
“Sejalan dengan komitmen kita untuk memperkuat peran IMA sebagai platform untuk membangun Networking, Knowledge dan Social yang baik, kita telah melaksanakan beragam program dan inovasi digital semenjak 2019,” ucap Suparno Djasmin. (d/eka)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini