November, Puluhan Ribu Wisman Siap ‘’Serbu’’ Bali

kosternya
Gubernur Bali Wayan Koster

Sumerta, DenPost.id

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)  terdapat 20 ribu wisatawan mancanegara (wisman) yang siap ‘’menyerbu’’ Bali. Mereka sudah memesan tiket untuk kunjungan pada November nanti. Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan hal itu seusai rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (18/10/2021).

“Hingga Oktober ini terdapat dua puluh ribu lebih wisman yang booking (memesan) ke Bali. Mereka sedang menyiapkan pesryaratan. Rata-rata mereka pada November ke Bali. Saat Oktober ini belum ada,” bebernya.

Gubernur Koster juga mengungkapkan kedatangan wisman sempat terkendala sejumlah regulasi pemerintah pusat yang masanya belum berakhir seperti Peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang keimigrasian. Peraturan ini berakhir dua hari sebelum open border. Juga SE Satgas Covid-19 Pusat yang berakhir Senin kemarin. “Dengan adanya regulasi baru, maka ada kepastian negara yang warganya berwisata ke Bali. Ada 19 negara,” tegasnya.

Gubernur Koster kembali menyebut bahwa hanya wisman asal 19 negara yang dapat berkunjung ke Bali. Negara-negara itu telah memenuhi syarat yakni kasus covid-19 rendah atau di bawah 5 persen dibanding jumlah penduduk. “Mereka juga harus menjalani tes PCR negatif h-3. Kita prioritaskan penerbangan langsung ke Bali,” tambahnya.

Baca juga :  Kontrol Air, Warga Temukan Orok Membusuk Nyangkut di Saluran Irigasi

Penerbangan langsung ke Bali bertujuan mempersingkat perjalanan karena setibanya di Bali, para wisman akan menjalani karantina selama lima hari.

Bersama pengelola hotel dan restoran, Koster telah menunjuk 35 hotel untuk tempat karantina wisman. Bagi mereka yang tanpa gejala, maka akan dirawat terpisah.

Meski Bali telah menerapkan open border terhadap wisman, Gubernur Koster menilai perlu waktu untuk negara-negara lain guna melakukan sosialisasi serta kesiapan penerbangan. “Pada November nanti astungkara sudah ada wisman. Pariwisata pulih secara bertahap dan ekonomi pun bertahap,” ungkapnya.

Baca juga :  Persiapan Idul Adha, Distan Denpasar Periksa Kesehatan Ternak

Mengenai kembali beroperasinya pariwisata, Gubernur Koster mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo (jokowi) mengingatkan agar Bali tetap mampu mengendalikan pandemi covid-19. Untuk itu Gubernur mengajak masyarakat Bali supaya menaati prokes dalam berbagai kegiatan. Hingga pertengahan Oktober ini, Koster menyebut pandemi di Pulau Dewata terbilang terkendali.

Kasus baru covid-19 relatif rendah, dan persentase kesembuhan pasien mencapai 96 persen. Bersama walikota dan bupati se-Bali, dia berupaya memperketat PPKM Level 3. (wir)

Baca juga :  PPKM Berbasis Mikro di Denpasar Diperpanjang Dua Minggu

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini