Diduga Depresi Sakit, Bule Tewas Gantung Diri

picsart 10 18 08.19.46
GANTUNG DIRI - Bule Robert Paul Evansi, yang ditemukan tewas gantung diri di tegalan milik Iwan Pangestu di Jalan Raya Monkey Forest, Lingkungan Padangtegal Klod, Ubud, Gianyar, Senin (18/10/2021)

Gianyar, DENPOST.id

Seorang bule, Robert Paul Evansi (51) asal Amerika Serikat ditemukan tewas gantung diri di sebuah tegalan milik Iwan Pangestu di Jalan Raya Monkey Forest, Lingkungan Padangtegal Klod, Kelurahan/Kecamatan Ubud,Gianyar, Senin (18/10/2021) sekitar pukul 9.55 Wita. Robert Paul Evansi tinggal di Hotel Tegal Sari, Jalan Hanoman, Lingkungan Padangtegal Klod, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar, gantung diri diduga depresi karena menderita sejumlah penyakit.   

Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan pada Seniin (18/10) sekitar pukul 9.55 Wita saksi I Wayan Sudarmawan (35) alamat Lingkungan Padangtegal Mekarsari, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar dan saksi I Made Murdana (41) alamat Lingkungan Padangtegal Kaja, Keluarahan/ Kecamatan Ubud, Gianyar sebagai karyawan obyek wisata Monkey Forest, melaksanakan pekerjaan rutin dengan mengecek kera-kera yang keluar kawasan dengan menuju TKP lahan kosong/tegalan milik Iwan Pangestu, dengan menggunakan kendaraan roda dua. Di mana saksi Sudarmawan membonceng saksi Murdana, dan setibanya di TKP tanpa sengaja saksi Sudarmawan menoleh ke arah timur melihat ada sesosok manusia yang tergantung pada dahan pohon dengan menggunakan tali tambang plastik warna biru.

Baca juga :  Vaksinasi Gelombang Kedua, Klungkung Siapkan 2.300 Dosis

Melihat hal tersebut, saksi Sudarmawan dan saksi Murdana langsung meninggalkan TKP menuju Pos Pecalang Lingkungan Padangtegal untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada pecalang Padangtegal. Di mana, saat itu pecalang yang bertugas Gede Pastika dan Swata, selanjutnya pecalang Padangtegal dan Gede Pastika, serta Swata menuju TKP guna memastikan kejadian tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan di TKP memang benar telah ditemukan adanya orang asing tergantung pada dahan pohon. Kemudian melaporkan penemuan tersebut ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Ubud.

Baca juga :  Berkali-kali Selamatkan Ekonomi Bali, Perajin Terus Disemangati Pemprov

Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama mengatakan dengan adanya laporan tersebut, anggota Polsek Ubud mendatangi TKP, serta melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, korban tergantung pada dahan pohon dengan menggunakan tali tambang plastik warna biru, jarak antara ikatan tali dari dahan pohon ke leher dengan panjang 2 meter. Ditemukan dua tali tambang plastik warna biru terlepas di tanah. Selain itu, di TKP ditemukan adanya kursi kayu, serta ditemukan adanya bekas botol minuman.

Hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban oleh tim medis Puskesmas Ubud I, dr. Ni Wayan Sudri bahwa mayat korban sudah mengeluarkan bau busuk diduga korban sudah meninggal dunia sekitar dua hari lalu sejak ditemukan.

Baca juga :  Cek Penanganan Covid-19, Kapolda Bali Kunjungi Puskesmas Tampaksiring

Pada pukul 11.00 Wita, jenasah Robert Evans dibawa ambulan PMI Gianyar ke RSUP Sanglah Denpasar untuk dititipkan.

Sebab-sebab kematian korban Robert Paul Evans belum diketahui secara pasti, namun diduga korban mengalami depresi akibat penyakit Multiple Sclerosis (gangguan saraf pada otak, mata dan tulang belakang) sesuai keterangan Management Hotel Tegal Sari tempat korban menginap, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri dengan cara gantung diri.

Korban sempat mengatakan ingin mengakhiri hidupnya. Di kamar No. 15 tempat korban menginap, ditemukan surat dengan bahasa Inggris, yang pada intinya korban ingin mengakhiri hidupnya. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini