Buang Limbah ke Sungai, Banyak Pengusaha Sablon Kucing-kucingan

sablon 1
DISIDAK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar bersama Satgas saat sidak ke usaha sablon yang membuang limbah sembarangan ke Tukad Badung.

Lumintang, DENPOST.id

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mendata banyak usaha sablon membuang limbah ke sungai. Mereka juga kerap kucing-kucingan dengan petugas.

”Kami sudah mendata belasan usaha sablon tidak mengikuti aturan karena limbah bercampur zat kimia ini dibuang tengah malam atau dini hari ke sungai agar tidak diketahui masyarakat atau aparat desa/kelurahan. Limbah yang dibuang ke Tukad Badung atau sungai lainnya airnya kelihatan berwarna cokelat kehitam-hitaman,’’ kata Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Ida Ayu Indi Kosala Dewi, Kamis (21/10/2021).

Baca juga :  Pedagang di Pasar Wangaya Kerauhan, Pengunjung Terkejut

Menurut Kosala Dewi, pihaknya telah memberikan pembinaan terhadap pemilik usaha sablon agar berhenti membuang limbah ke sungai. “Bila ditemukan membuang limbah sembarangan maka penanganan dan penindakan diserahkan ke Satpol PP sebagai penegak perda,’’ ucapnya.

Kosala Dewi menngatakan, pemilik usaha sablon yang masih membandel dan kucing-kucingan membuang limbah ke sungai atau drainase tidak diberikan toleransi dan usahanya akan ditutup. “Tapi yang berhak menutup sekaligus mengeksekusi usaha melanggar peraturan daerah (perda) adalah Satpol PP. Kami tidak berhak menutup usaha melanggar aturan, kami hanya melakukan pembinaan. Karena sudah OPD terkait memiliki wewenang menutup atau memberhentikan aktivitas usaha sablon tersebut,’’ jelasnya.

Baca juga :  Kotori Estetika Denpasar, Puluhan Reklame Bodong Diberangus

Lebih lanjut Kosala Dewi mengatakan, di masa pendemi Covid-19 terus melakukan penertiban usaha sablon dan usaha potong ayam tanpa izin dan membuang limbah ke sungai. Pasalnya, banyak usaha sablon belum memiliki tempat pengolahan limbah. ”Sesuai Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang tertib lingkungan membuang sampah dan limbah ancaman sanksi denda maksimal Rp 50 juta,’’ tegasnya. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini