11 Perahu Boat Disiapkan untuk Aktivitas Warga Terisolir

picsart 10 22 09.05.36
PERAHU BOAT - Perahu boat yang dipergunakan warga terdampak gempa dan longsor untuk beraktivitas dengan melewati Danau Batur, Kintamani. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Tim gabungan penanganan bencana
menyiapkan 11 perahu boat bagi warga tiga desa yakni Abang Songan, Abang Batudinding, dan Desa Terunyan, Bangli. Boat tersebut diperuntukan bagi warga yang beraktivitas selama akses jalan darat masih ditutup lantaran masih terjadi longsor susulan.

“Kondisi tanah di Bukit Abang, Kintamani, Bangli masih labil sehingga masih menimbulkan longsor susulan. Jalan raya sebagai jalan darat satu-satunya menuju tiga desa itu masih kami tutup, karena sangat riskan. Sebab material longsor berupa batu dan tanah masih berjatuhan ketika terjadi longsor susulan,” jelas Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bangli I Ketut Agus Sutapa, Jumat (22/10/2021).

Baca juga :  Suwirta Minta Masyarakat Jangan "Maboya"

Ada 11 unit boat yang disiapkan untuk melayani warga. Boat tersebut di antaranya milik kepolisian, Dinas Perhubungan dan milik penyeberangan dermaga di Kedisan. Boat tersebut melayani penyeberangan warga dari Dermaga Kedisian menuju ke tiga desa tersebut.

Namun saat ini tim masih melakukan koordinasi dengan warga di tiga desa, untuk menentukan jadwal penyeberangan. “Boat yang kami siapkan akan melayani penyeberangan warga untuk aktivitas misalnya untuk sekolah dan membeli kebutuhan sehari-hari. Kami masih melakukan koordinasi dengan tokoh warga setempat untuk menyusun jadwal penyeberangan sehingga penyeberangan bisa terkoordinir dengan baik,” terangnya.

Baca juga :  Rusak Pintu, Garong Kuras Isi Toko

Ditegaskan, sejatinya semua titik longsor telah berhasil dibersihkan tim gabungan Senin (18/10/2021) lalu. Namun pihaknya memutuskaan untuk menutup kembali akses jalan Selasa (19/10/2021), karena masih sering terjadi longsor susulan yang sangat membahayakan warga.

Pihaknya mengaku masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya guna mengambil langkah penanganan ke depannya. ”Kami masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti PVMBG dan yang membidangi kegeologian untuk melakukan kajian, sehingga kami bisa menentukan langkah penanganan ke depanya,” pungkasnya.(128)

Baca juga :  Rekrutmen Perangkat Desa Yangapi Mubazir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini