Beraksi Saat Pandemi, Pengamen Jalanan Dikeluhkan Pengendara

ngamen 1
NGAMEN – Salah seorang pengamen beraksi di perempatan Jl. Gatot Subroto (Gatsu) Barat-Jl. Cokroaminto, Jumat (22/10/2021).

Ubung, DENPOST.id

Di masa pandemi Covid-19, keberadaan pengamen jalanan dikeluhkan pengendara mobil dan motor. Selain pengamen, pedagang asong (pengasong) anak-anak juga marak menjajakan tisu dan makanan. Seperti yang terlihat di Jl. Cokroaminoto-Jl. Gatsu Barat, Jumat (22/10/2021).

Salah seorang pengendara mobil asal Gianyar, I Wayan Sumerta, mengatakan, pengamen dan pengasong yang beroperasi di perempatan menganggangu pengendara mobil dan motor karena beroperasi di tengah jalan.”Saya khawatir pengamen dan pengasong bisa ditabrak kendaraan. Apalagi beroperasi saat kendaraan ramai di jalan,’’ kata Sumerta.

Baca juga :  Berjualan Sembarangan, Satpol PP Tertibkan Ini

Dia berharap, Satpol PP Kota Denpasar memburu pengamen dan pengasong yang berkeliaran di perempatan jalan guna memberi kenyamanan pengendara mobil dan motor. ”Saya minta Satpol PP mengamankan pengamen dan pengasong karena sudah mengganggu ketertiban umum. Jangan dibiarkan berkeliaran di Denpasar, ini bisa menambah permasalahan baru saat virus korona mewabah,’’ ujar Sumerta.

Keluhan senada disampaikan pengendara motor, Kadek Mustika. Menurutnya, pengamen dan pengasong yang beroperasi di perempatan jalan juga berpotensi menularkan virus korona. ”Alangkah baiknya pengamen dan pengasong tidak berkeliaran di jalan guna mencegah penyebaran virus varian baru delta,’’ katanya.

Baca juga :  Polisi Tetapkan Dua Tersangka Penganiaya Windu, Seorang Buron

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga saat dimintai konfirmasi mengatakan, pengamen yang beroperasi di perempatan Jl. Gatsu Barat-Jl. Cokroaminto dan Jl. Gatsu Timur-Jl. WR Supratman kerap kucing-kucingan dengan petugas. Beberapa kali ditangkap dan dipulangkan ke daerah asalnya, namun mereka datang kembali ke Denpasar mengamen dan mengeasong di jalan. ’’Kita tidak memproses tipiring, tapi langsung dipulangkan lewat Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar. Tapi mereka kembali lagi ke Denpasar dan beroperasi berpindah-pindah,’’ kata Anom Sayoga di sela-sela razia PPKM level 2 di Jl. Raya Sesetan-Jl. Pulau Saelus, Denpasar. (103)

Baca juga :  DPRD Denpasar Minta Jabatan Lowong Segera Diisi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini