Klungkung Tertarik Kembangkan Desa Wisata Kreatif

gitar 1
STUDI KOMPARASI - Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta saat melakukan studi komparasi ke Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (22/10/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah terkenal sebagai sentra kerajinan gitar. Kreativitas warga di sana menghantarkan Desa Ngrombo tampil sebagai desa wisata kreatif terbaik tingkat Nasional tahun 2021. Belum lagi, omzet yang dihasilkan sebelum pandemi Covid-19 mencapai Rp 25 miliar per bulan.

Hal ini membuat Pemkab Klungkung tertarik untuk mengembangkan desa wisata kreatif. Dipimpin Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta dan Asisten I, IB Mas, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Klungkung melakukan studi komparasi turun mengunjungi Desa Ngrombo, Jumat (22/10/2021).

Hampir 50 persen warga di sana menggeluti kerajinan gitar. Bahkan perajin tidak saja didominasi kaum pria, perempuan di Desa Ngrombo juga punya peran. Di samping itu, para remaja juga ikut membantu sehingga tidak  ada yang sampai terpengaruh untuk kerja keluar Desa  mencari uang saku. Meskipun desa tersebut dikelilingi banyak pabrik.

“Bapak bisa lihat, ibu-ibu sambil menggendong bayi sudah biasa membawa 1 lusin gitar, siap dipasarkan. Di sentra-sentra pembuatan gitar, para ibu ada yang sebagai tukang amplas,” ungkap Kepala Desa Ngrombo, Sri Partini, di hadapan rombongan Pemkab Klungkung.

Baca juga :  Capil Badung Perkenalkan Layanan Pengambilan Berkas Kependudukan Via GoJek

Menurut Partini, jumlah penduduk di Desanya sebanyak 3.202 jiwa. Dari jumlah tersebut, lima puluh persen warganya berprofesi sebagai perajin gitar dengan merangkul sekitar 600 tenaga kerja. Bahkan kerajinan gitar yang dibuat tidak hanya dipasarkan di Indonesia, namun juga ada sampai ke luar negeri.

“Kalau situasi pandemi sekarang, omzet perajin turun sampai 50 persen. Dan kendala yang kami hadapi cuma brand karena masih pakai brand sendiri-sendiri,” katanya.

Baca juga :  Terkait Pencegahan Covid-19, Sekda Adi Arnawa Dengarkan Arahan Mendagri Melalui "Video Conference"

Wabup Kasta menilai potensi yang ada di Desa Ngrombo bisa diadopsi di Klungkung. Apalagi ada beberapa Desa Klungkung memiliki potensi sebagai Desa Wisata Kreatif. “Seperti disampaikan pihak Desa Ngrombo, pemberdayaan masyarakatnya  cukup bagus. Anak muda di sini (Ngrombo) sudah mampu membiayai diri sendiri, tidak lagi bergantung dengan orangtua. Warga juga sudah mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari dari kerajinan gitar. Ini (pemberdayaan) yang kita adopsi dan  bisa kita kembangkan lebih di Klungkung,” ungkap Made Kasta.

Baca juga :  Dua Korban Truk Engkel Dipulangkan, Satu Orang Masih Kritis

Menurut Kasta, pemerintah daerah selaku regulator, fasilitator dan katalisator mendorong pihak desa sebagai eksekutor sesuai potensi masing-masing. “Tugas pemerintah daerah mengambil tindakan dan kebijakan dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” tandasnya. (c/119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini