Wisdom di Denpasar Mulai Ramai, Akomodasi Pariwisata Bergairah

picsart 10 23 08.34.16
WISDOM - Kunjungan wisdom mulai terasa di Denpasar. Wisdom menjadi harapan Bali untuk menggerakkan pariwisata sebelum kedatangan wisman.

Wisdom di Denpasar Mulai Ramai, Akomodasi Pariwisata Bergairah

Sumerta, DENPOST.id

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa, menyebut kunjungan wisatawan ke Bali didominasi kalangan domestik. Mereka menjadi satu-satunya andalan untuk menggerakkan aktivitas pariwisata.

Meningkatnya kunjungan wisdom diakui salah satu penyedia jasa akomodasi pariwisata di Denpasar, C21. Usaha yang baru beroperasi 5 Oktober lalu mulai menerima sewa kamar harian hingga bulanan.
Pemilik C21 sekaligus pengelola, Sandika Zulkarnain Iskandar mengaku mengelola 12 kamar dan saat ini semua telah terisi. Selain penginapan, gedung yang berlokasi di Jalan Sedap Malam No.164 Kesiman, Denpasar, juga menyediakan spa dan restoran.

“Pemesanan kamar sudah full, yang menyewa bulanan, dan ada juga yang tahunan. Kebanyakan yang menyewa tamu domestik karena dekat dengan Pantai Sanur,” terangnya belum lama ini saat diwawancarai wartawan.

Baca juga :  Pembuang Bayi di Semak-semak Ternyata Pembantu Rumah Tangga

Kata dia, wisdom yang datang sebagaian besar dari Jakarta. Mereka umumnya mengetahui C21 dari sosial media. Seiring meningkatnya kunjungan, Sandika menyebut penerapan prokes tetap jadi prioritas.
Pihaknya telah menyediakan sarana prokes, seperti tempat cuci tangan, masker, dan memasang thermo gun di pintu masuk. Para pegawai juga diwajibkan disiplin mengenakan masker selama melayani tamu.

Apartemen yang disewakan menyediakan fasilitas seperti di hotel, lengkap dengan restoran dan spa.
Bersama sang ayah, Darwin Iskandar, Sandika memulai usahanya di tengah pandemi Covid-19. Namun dia tetap optimis akan ada jalan usahanya bisa bertahan dan bahkan semakin berkembang maju.

Baca juga :  Antisipasi Pohon Tumbang, Belasan Truk Dikerahkan untuk Ini

Menurut Sandika, pandemi Covid-19 bukan menjadi penghalang untuk mulai membangun usaha. Apalagi kasus Covid-19 sudah menunjukkan tren penurunan dalam beberapa waktu belakangan ini.
Pada kesempatan yang sama, Darwin Iskandar menjelaskan, konsep usahanya adalah mini hotel, berisi kamar-kamar, restoran dan tempat spa dengan harga jauh lebih murah.

Per kamar dibanderol mulai Rp 150 ribu dan treatment Balinese spa Rp 95 ribu per jamnya. Harga itu menurutnya relatif murah dengan layanan, kemudahan dan fasilitas yang dinikmati tamu.
Selama ini pemasaran C21 lebih banyak dilakukan di sosial media seperti lokapasar (marketplace). Sementara ini, pihaknya belum menerima tamu dari penyedia jasa perjalanan wisata.
Umumnya tamu datang secara mandiri karena melihat promo di sosial media. Darwin mengaku optimis usahanya dapat berjalan dan bertahan di tengah pandemi, dengan menawarkan beragam fasilitas. (106)

Baca juga :  Gedung BPK Jadi Tempat Karantina Naker Migran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini