Penolakan Sampradaya Kembali Mencuat, Puluhan Ormas Demo Kantor Gubernur

picsart 10 25 01.43.41
DEMO - Ratusan warga menggelar demo di depan Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar pada Senin (25/10/2021).

Sumerta, DENPOST.id

Aksi penolakan aliran Sampradaya, yakni Hare Khrisna dan Sai Baba kembali mencuat. Bahkan ratusan warga menggelar demo di depan Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar pada Senin (25/10/2021).
Mereka merupakan anggota dari puluhan organisasi masyarakat yang digerakkan Aliansi Hindu Nusantara.

Dalam aksi itu, orator masing-masing organisasi bersikap tegas menolak keberadaan aliran sampradaya di Bali.
Mereka juga mendukung Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) versi Mahasabha Luar Biasa (MLB) Marsekal (Purn) Ida Bagus Putu Dunia.

Baca juga :  WNA Positif Covid-19, Ternyata Sempat Pulang ke Prancis

“Mari kita dukung Ida Bagus Putu Dunia menjadi pilot PHDI. Karena beliau memang seorang pilot,” seru salah satu orator.

Koordinator aksi, Wayan Supartha menerangkan, PHDI salah satu organisasi yang harus bersih dari unsur sampradaya. Dia berharap program PHDI selaras dengan penguatan tatwa umat Hindu di seluruh Indonesia.

Dia menyerukan, gerakan ini merupakan ajakan bersih-bersih terhadap tubuh PHDI dari unsur Sampradaya. Hal itu juga disuarakan orator lain dalam aksi demo.

Baca juga :  21 Pasien Sembuh dan 14 Orang Positif Covid-19 di Denpasar

“Mari kita tetap bersatu, mari kita tetap bersama untuk menggetarkam Hindu nusantara, kearifan lokal kita dan menjaga adat dan tradisi budaya nusantara,” seru orator.

Massa juga menyebut-nyebut nama Gubernur Bali Wayan Koster. “Sebagai pimpinan, pengayom umat hindu di Bali, dengarkan suara kami, ingat, kami akan selalu mengikuti pimpinan yang bijak,” tegasnya.

Massa berharap, semangat menjaga keutuhan desa adat, tradisi bali dan kearifan lokal Bali dari rongrongan budaya luar, seperti Sampradaya, agar didukung penuh. Massa mengaitkan gerakan ini mendukung implementasi visi Nangun Sat Kerti Loka Bali.
Setelah demo di depan Kantor Gubernur, massa kemudian berorasi di Gedung DPRD Provinsi Bali. (106)

Baca juga :  Tak Pakai Masker, Jangan Coba-coba Masuk Wilayah Renon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini