Dua Pemuda Nyuri Motor, Hasilnya Digunakan untuk Ini

picsart 10 25 04.18.21
CURANMOR - Polsek Kintamani ungkap kasus curanmor dengan dua pemuda sebagai tersangka. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Dua pemuda pengangguran masing-masing Kadek Agus Yudi Pranata (18) asal Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli dan Kadek Resa Aditya (18) asal Buleleng, diduga berkomplot melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah lokasi di Bangli terutama di kawasan Kintamani. Mereka menjual hasil curiannya melalui lokapasar (marketplace) dengan akun “Bagus Aditya”, yang merupakan gabungan nama mereka.

Keduanya berteman sejak di bangku SMP. Hubungan pertemanan yang sangat dekat, membuat keduanya kompak. Hanya saja, kekompakan pertemanan mereka bukannya digunakan untuk hal positif dan berguna. Kedua pemuda yang kini sama-sama kos di Denpasar itu justru kompak dalam melakukan aksi kejahatan yakni mencuri motor.

Petualangan kedua pemuda jebolan sebuah SMA ini akhirnya berakhir di tangan anggota tim opsnal Polsek Kintamani berasama Satreskrim Polres Bangli. Aksi mereka terendus setelah melakukan transaksi penjualan motor hasil curian di wilayah Kuta, Badung.

Kapolsek Kintamani, AKP Benyamin Nikijuluw, menyebutkan, pengungkapan kasus curanmor tersebut berawal adanya laporan kasus pencurian sepeda motor jenis Honda Scoopy di wilayah Banjar Pludu, Desa Bayung Gede, Kintamani.

Baca juga :  Tiga Hakim dan Dua Panitera Terpapar Covid-19, Pengadilan Negeri Denpasar Tutup Selama Dua Pekan

Mendapat laporan, selanjutnya tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kintamani, Iptu I Nyoman Somaada melakukan serangkian penyelidikan. “Hasilnya, anggota mendapat informasi yang menyebutkan bahwa ada seseorang yang akan menjual satu unit sepeda motor dengan ciri-ciri yang sama dengan sepeda motor yang dilaporkan hilang di Banjar Pludu, Desa Bayung Gede, Kintamani,” beber perwira yang kerap disapa Beny ini, Senin (25/10/2021).

Polisi akhirnya melakukan penyelidikan hingga ke wilayah Kuta, Badung. Selang beberapa hari petugas kembali mendapat informasi, di mana mereka hendak menjual unit motor hasil curian. Dan terduga pelaku pun diamankan saat melintas di seputaran lapangan Puputan Badung.

Baca juga :  Begini Suasana Melipat Surat Suara di Denpasar dan Bangli

Dalam keterangannya, pelaku Agus mengaku bahwa sepeda motor yang dijual tersebut merupakan hasil curian yang dilakukannya bersama Aditya. “Dari pengakuan, aksi pencurian dilakukan pada hari Selasa (15/10/2021) sekira pukul 24.30 Wita di salah satu garase mobil di Banjar Pludu Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani. Pelaku rencananya menjual sepeda motor hasil curian via marketplace facebook,” ungkapnya.

Dari pengembangan, komplotan duo pemuda pengangguran ini rupanya tak hanya sekali berulah. Mereka juga melakukan aksi pencurian 3 unit sepeda motor di lokasi yang berbeda. Rinciannya 1 unit sepeda motor jenis Scoopy di parkiran tunon, Desa Batur, Kintamani dan 1 unit sepeda motor Yamaha RX King di wilayah Payangan, Gianyar serta 1 unit motor Honda Beat di garase mobil di banjar Pludu, Desa Bayung Gede, Kintamani. Disamping itu pelaku juga melakukan pencurian di sebuah toko di Batur, Kintamani dengan menggasak sejumlah rokok dan tabung gas beberapa waktu lalu.

Baca juga :  Kemenkumham Bentuk Layanan di Desa, Koster Sebut Strategis Dukung Kehidupan Era Baru

Saat diinterogasi, tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari lantaran belum memiliki pekerjaan. Selain itu, sebagian hasil curiannya untuk foya-foya dan minum bersama teman-temannya yang lain. “Kita kos di Denpasar. Sebagian uangnya kita pakai bayar kos juga,” jawab Agus.
Atas perbuatannya ini, kedua tersangka dijerat dengan pasal KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara. (way)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini