Puluhan Sekolah Rusak Akibat Gempa

sekolah roboh 1
RUSAK - Salah satu bangunan sekolah rusak akibat guncangan gempa di Karangasem.

Amlapura, DENPOST.id

Gempa magnitudo 4,8 di Karangasem, tak hanya merusak bangunan rumah, tapi puluhan sekolah pun terdampak. Sekolah rusak tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Kubu, Rendang dan Bebandem. Dengan kondisi ini, siswa terpaksa sekolah bergilir.

Hal tersebut diungkapkan  Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (Disdikpora) Karangasem, I Wayan  Sutrisna. Diwawancara beberapa waktu lalu, ia merinci ada 38 sekolah yang rusak akibat gempa. Di antaranya 30 Gedung SD, 1 TK dan 8 SMP.

Baca juga :  Di Padang Bai, Penumpang Tanpa Suket Tes Cepat Masih Ditemukan

“Untuk yang rusak berat kami tak izinkan gelar belajar-mengajar,” terangnya. Sementara untuk rusak ringan masih bisa digunakan belajar-mengajar dengan tetap merapkan protokol kesehatan ketat. “Untuk bangunan yang rusak ringan dan hanya ganti komponen yang jatuh seperti genteng serta plafon, bisa mengunakan anggaran BOS. Sedangkan untuk yang rusak berat nanti diajukan di dana APBD, BKK, DID, serta DAK,” sambungnya.

Salah satu sekolah yang rusak diguncang gempa adalah di SDN 7 Ban, di Banjar Dinas Temakung, Desa Ban, Karangasem. Bangunan kelas 4, 5 dan 6 rusak parah setelah dua kali diguncang gempa. Yaitu Gempa lombok pada 2018 lalu dan diperparah pada gempa mermagnitudo 4,8 pada Sabtu (16/10/2021) lalu.

Baca juga :  Vaksinasi Tahap Pertama di Karangasem Hampir 100 Persen

Salah satu warga, Ketut Simpen berharap ada perbaikan dari pemerintah. “Kasian harus belajar berdesak-desakan, satu kelas dibagi dua. Kami berharap segera ada perbaikan,” pungkasnya. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini