Warung di Sepanjang By-Pass Ida Bagus Mantra Ditertibkan

mangkal 1
TERTIBKAN WARUNG - Petugas Satpol PP dan Damkar Klungkung saat menertibkan warung di sepanjang Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Senin (25/10/2021) malam.

Semarapura, DENPOST.id

Aksi balap liar yang terjadi di wilayah Klungkung terus menjadi atensi anggota Satpol PP. Bersama petugas Sat Lantas Polres Klungkung, anggota Satpol PP turun melakukan patroli untuk mengantisipasi balapan liar di Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Senin (25/10/2021) malam. Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas juga melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di sisi timur jembatan muara Sungai Unda.

Penertiban pedagang ini bukan tanpa alasan. Selain buka hingga pagi hari, warung-warung tersebut juga diduga digunakan sebagai tempat mangkal anak-anak muda yang hendak melakukan balap liar. Apalagi saat turun melakukan patroli petugas sempat melihat gerombolan anak muda yang hendak melakukan balapan liar. Namun ketika akan ditertibkan,  mereka langsung berpura-pura berbelanja ke sepanjang warung di sisi timur jembatan muara Sungai Unda.

Baca juga :  Tiner Meledak, Kantor Sekar Jaya di Pelabuhan Banjar Bias Terbakar

“Menurut informasi warung-warung tersebut kerap dipakai kumpul anak muda yang  hendak melakukan balapan liar,” ujar Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta, Selasa (26/10/2021).

Menurut Putu Suarta, jajarannya mulai melakukan penertiban warung di sepanjang By-pass Ida Bagus Mantra sekitar pukul 21.00 Wita. Walaupun  belum ada anak muda yang mangkal untuk balap liar, tapi ada sekitar lima warung yang diminta untuk segera tutup. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi agar lokasi tersebut tidak terus-terusan digunakan sebagai tempat mangkal.

Baca juga :  Calya Terbalik di Kebun Jagung Gara-gara Ini

“Kita koordinasi dengan Sat Lantas Polres Klungkung untuk bersama-sama lakukan penertiban di sana. Pukul 21.00 Wita kita turun dan memang belum ada anak-anak yang mangkal. Tapi ini kita lakukan antisipasi. Kita akan tertibakan terus mulai sekarang, apalagi sebelumnya memang banyak anak kumpul di sana,” katanya.

Lebih lanjut Putu Suarta menjelaskan, di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level II ini, pemerintah sejatinya sudah memberi kelonggaran jam operasional untuk warung ataupun toko-toko yakni hingga pukul 22.00 Wita. Namun, khusus untuk warung di sepanjang jalur By-pass Ida Bagus Mantra dan rawan disalahgunakan, maka jam tutupnya benar-benar akan diawasi.

Baca juga :  Jika Dihukum Berat, Pemecatan Oknum PNS Cabul Menanti

“Di PPKM level II kita tetap lakukan pembatasan sampai pukul 22.00 Wita. Apalagi kami mendapat informasi, warung di By-pass itu buka sampai dini hari dan dipergunakan untuk tempat mangkal, sehingga 4 sampai 5 warung ditutup,” pungkas Suarta. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini