Bawaslu Gianyar Latih Puluhan Kader Pengawas Partisipatif

picsart 10 27 06.15.18
BERI SOSIALISASI - Bawaslu Gianyar, saat memberikan sosialisasi kepada puluhan pengawas partisipatif di Gianyar.

Gianyar, DENPOST.id

Karena terbatasnya anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), di banding dengan tugas pengawasan yang cukup luas dan banyak, membuat Bawaslu Kabupaten Gianyar merekrut pengawas partisipatif. Sebelumnya, Bawaslu Gianyar merekrut dan melatih pengawas kaum melenial kisaran umur 20 tahun hingga 30 tahun sebagai pangawas partisipartif.

Guna mendukung kinerja, Bawaslu Gianyar kembali merekrut dan melakukan sosialisasi kepada komunitas dan kelompok-kelompok. Kelompok-kelompok yang sudah dilakukan sosialisasi, yakni kelompok nelayan, kelompok petani, kelompok gojek dan kelompok pemulung.

Baca juga :  Keracunan Krupuk Ikan Buntal, Satu Meninggal

“Jumlah anggota Bawaslu sangat terbatas, sementara luas wilayah yang harus diawasi cukup luas. Bawaslu sangat kurang jika harus mengawasi seluruh daerah secara bersamaan. Untuk itu, perlu tenaga pengawas partisipatif,” kata Ketua Bawaslu Gianyar, Wayan Hartawan, usai melakukan pelatihan dan sosialisasi partisipatif di Gianyar, Rabu (27/10/2021).

Dikatakan, kelompok yang direkrut dan sudah diberikan sosialisasi, yakni kelompok nelayan, petani, Gojek dan pemulung berbagai umur dengan total mencapai 50 orang.

Baca juga :  Masyarakat Bisa Adukan Masalah Bansos Melalui Aplikasi ''Jaga Bansos"

Sebelumnya Bawaslu Gianyar sudah merekrut pengawas partisipatif milenial antara umur 20 tahun hingga 30 tahun. ”Para pengawas partisipatif akan memberikan edukasi kepada kelompok mereka masing-masing,” katanya.

Dalam sosialisasi pengawasan partisipatif kepada kelompok/komunitas dibuka Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan, dan dihadiri anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Widyardana Putra, dan anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar.

Hartawan dalam kesempatan itu juga mengenalkan tugas pokok dan fungsi Bawaslu dan mengenalkan pentingnya membangun kesadaran masyarakat dalam pengawasan partisipatif.

Baca juga :  Keuangan Klungkung Minus Rp18 Miliar

Sementara Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Widyardana Putra mengatakan pentingnya peranan warga negara dalam pengawasan pemilu yang dalam hal ini tentu dengan bantuan Bawaslu di bidang pengawasan dan pencegahan. “

Sementara anggota Bawaslu Gianyar, Ni Made Suniari mengingatkan kepada masyarakat agar tidak hanya menjadi objek politik tetapi harus dapat menjadi subjek politik. (116)  

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini