Isoter Ditutup Sementara, Kasus Konfirmasi Jalani Isolasi Desa

picsart 10 28 07.03.21
PIMPIN RAPAT - Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, saat memimpin rapat, Kamis (28/10/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa menegaskan isolasi terpusat (Isoter) Kampus Undiksha di Desa Jinengdalem, ditutup sementara dan perawatan pasien OTG ditangani pihak masing-masing desa melalui isolasi desa.

Hal ini terungkap dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19, bersama tim Satgas Covid-19 Buleleng di Ruang Rapat Sekda Buleleng, Kamis (28/10/2021).

Gede Suyasa menerangkan keputusan menutup isoter dilakukan atas dasar jumlah pasien yang dirawat di Isoter Jinengdalem hanya tersisa satu orang. “Kami lakukan ini agar efisien karena pasien OTG yang dirawat hanya satu orang di Isoter Jinengdalem. Jadi kami yakin pihak desa mampu menangani jumlah pasien OTG satu atau dua orang diisolasi desa,” terangnya.

Ditambahkan, keputusan ini juga telah disepakati bersama tim Satgas Covid-19 Buleleng, beserta unsur TNI dan Polri.
Selain itu, Suyasa menyampaikan dengan perkembangan Covid-19 yang terus melandai selama sebulan ini, bukan berarti pengawasan disiplin protokol kesehatan menjadi longgar. (118)

Baca juga :  Pemkab Gianyar Pertahankan Opini WTP Enam Kali Berturut-turut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini