11 Anak Muda Tangguh Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards dari Astra, Wakil Bali Rebut Finalis Favorit

picsart 10 28 07.04.31
FINALIS FAVORIT - Finalis favorit Gede Andika, “Penggerak Kreasi Edukasi Bahasa dan Literasi Lingkungan dari Desa Pemuteran” (Buleleng) kategori khusus Pejuang Tanpa Pamrih di masa pandemi Covid-19), dalam Awarding 12th SATU Indonesia Awards 2021, untuk 11 anak muda tangguh yang diadakan secara virtual, Kamis (28/10/2021).

SEIRING dengan peringatan 93 tahun Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada, 28
Oktober, 11 anak muda pembawa perubahan bagi masyarakat sekitarnya menerima apresiasi
12th Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2021, dari Astra. Semangat dan kegigihan 11 anak muda tersebut, semakin terasa pada acara awarding 12th
SATU Indonesia Awards 2021, yang diadakan secara virtual, Kamis (28/10/2021).

Dengan mengangkat tema “Semangat Melaju Bersama” yang sejalan dengan tema
peringatan Hari Sumpah Pemuda 2021, yakni “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh”, 12th SATU
Indonesia Awards 2021, membagikan beragam kisah perjuangan tanpa kenal lelah dari 11 penerima apresiasi untuk menciptakan perubahan bagi sekitarnya.

Inspirasi dari kisah mereka tertuang dalam sesi bincang inspiratif Astra Talks. Selain itu, acara awarding 12th SATU Indonesia Awards 2021 juga dimeriahkan penampilan dari musisi Tulus, yang kerap menyebarkan pesan positif lewat karya-karyanya. “Pada masa penuh tantangan seperti saat ini, ternyata tidak menyurutkan semangat anak
muda di seluruh Indonesia, untuk terus berkarya. Semoga melalui pelaksanaan SATU Indonesia Awards ke-12, semakin banyak pemuda-pemudi yang dapat menjadi inspirasi untuk
semangat melaju bersama dalam memajukan bangsa,” ujar Presiden Direktur Astra, Djony
Bunarto Tjondro, dalam sambutannya pada acara awarding 12th SATU Indonesia Awards 2021.

Baca juga :  SMK Tetap Tatap Muka, Kadisdik Ingatkan Disiplin Prokes

11 Penerima apresiasi 12th SATU Indonesia Awards 2021, terdiri dari enam penerima apresiasi pada kategori umum dan lima penerima apresiasi pada kategori khusus. Ke enam anak muda dari kategori umum yang turut berkontribusi positif
bagi lingkungannya, yakni Rahmad Maulizar, “Pemberi Senyum dan Harapan Baru untuk Anak Sumbing” Banda Aceh, Aceh (bidang kesehatan); Achmad Irfandi, “Penggerak Konservasi Budaya “Kampung Lali Gadget” Sidoarjo,
Jawa Timur (bidang pendidikan); Arky Gilang Wahab, “Penggerak Program Sistem Konversi Limbah Organik untuk
Ciptakan Ketahanan Pangan” Banyumas, Jawa Tengah (bidang lingkungan); Yudi Efrinaldi, “Perintis Es Gak Beres yang Sangat Beres” Asahan, Sumatra Utara (bidang kewirausahaan); Hendra, “Pemberdaya Nelayan dengan Lobstech melalui Penerapan Teknologi Berbasis IOT” Jember, Jawa Timur (bidang teknologi), dan Siti Salamah, “Penggerak Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi Berbasis
Teknologi” Tangerang Selatan, Banten (kategori kelompok).

Seperti tahun sebelumnya, Astra kembali menghadirkan kategori khusus Pejuang Tanpa
Pamrih di masa pandemi Covid-19 yang berhasil menetapkan lima anak bangsa pada kategori ini, yakni Elmi Sumarni Ismau, “Sahabat Difabel dari Kupang” (Kupang, Nusa Tenggara Timur); Gede Andika, “Penggerak Kreasi Edukasi Bahasa dan Literasi Lingkungan Desa Pemuteran” (Buleleng, Bali); Maman Sulaeman, “Pengembang Aplikasi Penilaian Belajar Tanpa Sinyal, Tanpa
Server” (Pekalongan, Jawa Tengah); Muhammad Zidny Kafa, “Penata Panggung Tanggap Covid-19” (Bantul, DI
Yogyakarta), dan Vania Febriyantie, “Petani Kota dengan Advance Payment” (Bandung, Jawa Barat).

Baca juga :  Mengaku Stres di Masa Pandemi, WNA Australia Pilih Balik ke Negaranya

Tiap-tiap penerima apresiasi 12th SATU Indonesia Awards 2021, akan mendapat dana bantuan kegiatan sebesar Rp60 juta dan pembinaan kegiatan yang dapat dikolaborasikan dengan kontribusi sosial berkelanjutan Astra, yakni Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra.

SATU Indonesia Awards pada tahun ini mencapai 493 orang, yang terdiri dari 81 penerima
apresiasi tingkat nasional dan dan 412 tingkat provinsi. Terpilih juga salah satu finalis favorit dari 22 finalis, yakni Gede Andika, “Penggerak Kreasi
Edukasi Bahasa dan Literasi Lingkungan dari Desa Pemuteran” (Buleleng) kategori
khusus Pejuang Tanpa Pamrih di masa pandemi Covid-19). Pemilihan finalis favorit dilakukan melalui voting yang telah diadakan pada 4 hingga
10 Oktober 2021, melalui www.satu-indonesia.com/sia2021vote. Untuk finalis favorit terpilih berhak mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp10 juta.

Baca juga :  Pengamanan Hari Raya Idul Fitri, Pemkot Denpasar Gandeng Ini

Para dewan juri 12th SATU Indonesia Awards 2021, yakni Prof. Nila Moeloek (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia); Prof. Emil Salim (Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Indonesia); Prof. Fasli Jalal (Rektor Universitas YARSI dan Guru Besar Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta); Ir. Tri Mumpuni (Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan); Onno W. Purbo Ph.D. (Pakar Teknologi Informasi); Arif Zulkifli (Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk); Dian Sastrowardoyo (Pegiat Seni); Billy Boen (Founder Young On Top); Boy Kelana Soebroto (Head of Corporate Communications Astra); Diah Suran Febrianti (Head of Environment and Social Responsibility Astra). (a/eka)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini