Rekrutmen Kaur Berlarut-larut, Ombudsman Turun ke Yangapi

picsart 10 29 10.20.36
ORI - Tim ORI Bali saat diterima di Kantor Desa Yangapi, Tembuku, Bangli. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Berlarut-larutnya proses rekrutmen salah satu Kepala Urusan (Kaur) di Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli rupanya turut diatensi Ombudsmen Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali. Hal tersebut ditandai dengan kedatangan tim ORI ke Desa Yangapi dan Ke Kantor Camat Tembuku beberapa hari lalu.

Dimintai konfirmasi, Camat Tembuku, Ida Bagus Suandi, Jumat (29/10/2021)
mengatakan, tim turun untuk melakukan klarifikasi terkait permasalahan yang membuat proses rekrutmen kaur di Desa Yangapi, berlarut-larut. Permintaan untuk melakukan klarifikasi telah dilayangkan tanggal 5 dan 12 Oktober lalu. “Namun baru Rabu lalu tim turun melakukan klarifikasi,” jelasnya.

Baca juga :  Polres Bangli Sosialisasi Prokes Menuju Kebiasaan Baru

Disebutkan, tim pertama turun ke Desa Yangapi untuk bertemu dengan pihak perbekel, BPD dan pihak panitia rekrutmen. Setelah itu, pihak Ombudsmen baru menemui dirinya, dan meminta informasi berkaitan proses rekrutmen kaur di Desa Yangapi. “Kita telah memaparkan dari awal hingga proses permohonan rekomendasi pihak perbekel terkait calon rangking 5 dan 10 yang diajukan Pak Mekel,” katanya.

Selain meminta keterangan secara lisan, jelas IB. Suandi, tim Ombudsmen juga telah membawa salinan dokumen terkait proses rekrutmen Kaur di Desa Yangapi. “Saat ini mereka akan melakukan kajian hingga diturunkannya rekomendasi. Dan, kita saat ini masih menunggu rekomendasi itu,”urainya.

Baca juga :  Berkeliaran di Pasar Senggol, Belasan Gepeng Diciduk Pol. PP Klungkung

Disinggung test uji kompetesnsi yang akan dilakukan Perebekel Desa Yangapi, pihaknya telah bersurat ke perbekel untuk melakukan penundaan test uji kompetensi itu. Surat dari camat itu, juga diususul surat perintah dari pihak Dinas PMD, yang intinya tes uji kompetensi itu ditiadakan, karena proses rekrutmen sudah sesuai dengan aturan yang ada. Selain itu, juga sudah adanya surat pernyataan keberatan dari salah satu peserta yang dilayangan pihak BPD Yang Api dan juga disampaikan Camat Tembuku. “Meski telah ada surat perintah dari PMD, serta adanya keputusan penundaan dari BPD terkait uji kompetnsi itu. Toh, perbekel tetap melaksanakanya,” tegasnya.

Baca juga :  Maling Bobol Gedong Penyimpenan di Pura Dalem Serokadan, Ini Dampaknya

Sementara soal hasilnya, pihak Perbekel tetap mengajukan calon yang menempati rangking 5 dan 10. “Atas hasil ini kami tetap belum melakukan rekomendasi, “ujarnya.

Dia kembali menambahkan, proses rekrutmen ini tidak boleh berlarut-larut. Secepatnya harus ada keputusan, apakah menolak atau menerima. Kalau diambil keputusan menolak, alasanya apa, sementara kalau menerima alasannya apa. Pihaknya dengan intansi terkait mengaku akan menggelar rapat untuk ambil keputusan. Namun tetap menunggu hasil rekomendasi Ombudsman.(128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini