11 Hotel di Nusa Dua Jadi Tempat Karantina

20211031 135742
Karantina: Hotel di Nusa Dua yang ditetapkan sebagai hotel karantina.

Nusa Dua, DenPost

Menyambut pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara, 11 hotel dalam Kawasan The Nusa Dua, ditetapkan sebagai hotel karantina bagi para pelaku perjalanan dari luar negeri.
Kesebelas hotel tersebut adalah Melia Bali, Nusa Dua Beach Hotel and Spa, The Westin Resort Nusa Dua
Bali, The Laguna a Luxury Collection Resort and Spa Nusa Dua, Courtyard by Marriott Nusa Dua, Sofitel
Bali Nusa Dua Beach Resort, Merusaka Nusa Dua, Novotel Bali Nusa Dua Hotel and Residences, Grand
Hyatt Bali, Amarterra Villas Bali Nusa Dua, serta Mercure Bali Nusa Dua.

Penetapan dilakukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas COVID-19) Provinsi Bali
berdasarkan surat rekomendasi Satgas COVID-19 Provinsi Bali kepada 55 hotel di Bali sebagai tempat akomodasi atau hotel karantina bagi para pelaku perjalanan dari luar negeri di Provinsi Bali.

Baca juga :  Parwata Yakin Partisipasi Pemilih di Badung Capai 85 Persen

Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi
penetapan 11 hotel di The Nusa Dua sebagai hotel karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri oleh
Satgas COVID-19 Provinsi Bali. Penetapan ini merupakan salah satu wujud kepercayaan pemangku
kepentingan atas kesiapan kawasan kami dalam menyambut wisatawan di masa adaptasi kebiasaan baru. ‘”Saat ini kami tengah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 Provinsi Bali terkait Standard Operating Prosedure (SOP) penerimaan wisatawan mancanegara ini di kawasan kami,” uarnya Minggu (31/10).

Ardita menambahkan, The Nusa Dua yang ditetapkan pemerintah sebagai Green Zone Destination atau
kawasan bebas COVID-19, terus melakukan berbagai upaya guna mempersiapkan kawasan untuk
menerima wisatawan kembali. Diantaranya penyiapan tata kelola kawasan berbasis protokol kesehatan, sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) bagi kawasan dan tenant, penyelesaian program vaksinasi COVID-19 bagi seluruh pekerja di dalam kawasan serta pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi. “Kami bersama tenant juga secara proaktif melakukan sosialisasi 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas) baik kepada karyawan, pengunjung, maupun masyarakat umum sebagai langkah menekan penyebaran COVID-19 dalam kawasan.”imbuhnya.

Baca juga :  Langgar Perda, Tim Yustisi Bongkar Kanopi

Saat ini, kawasan The Nusa Dua beserta 28 tenant di dalamnya telah mengantongi Sertifikat CHSE dari
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf). Bersamaan dengan sertifikasi CHSE
tersebut, para tenant sekaligus mendapatkan Labelling Indonesia Care dari Kemenparekraf berupa
Sertifikat serta Stiker “I DO CARE” yang dipasang pada lobby, reception, restoran maupun toilet hotel.
Dengan sertifikat dan labelling ini, kawasan The Nusa Dua dan tenant yang beroperasi tersebut dinyatakan
telah menjalankan standar-standar penerapan CHSE sesuai kriteria dan penilaian yang ditetapkan
Pemerintah, sehingga dapat dipilih oleh wisatawan untuk dikunjungi atau beraktivitas di tengah pandemi,
termasuk sebagai hotel karantina bagi wisatawan mancanegara saat pembukaan kembali pariwisata Bali nanti.  (113)

Baca juga :  Ini Hasil Rapid Test, PMI dari Kabupaten Badung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini