Pantau Kesiapan Bandara, Ini yang Disoroti Menhub

20211031 162106
Pantau Bandara: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat memantau ujicoba ke 10 Terkait persiapan Bandara Ngurah Rai (ist)

Kuta, DenPost

Kesiapan Bandara Ngurah dalam menyambut kedatangan wisman terus mendapat pemantauan dari pejabat pusat. Setelah sebelumnya mendapat pantauan dari Panglima TNI dan Kapolri, Sabtu (30/10) giliran Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sengaja datang ke Bali untuk memastikan kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai menyambut datangnya turis mancanegara.

Meski secara umum Menhub memberikan apresiasi atas kesiapan yang dilakukan, namun ada satu hal yang menjadi sorotannya. Salah satu sarannya dari hasil pengamatan terhadap uji coba yang ke-10 itu, adalah soal kapasitas ruang tunggu yang dinilai masih perlu penambahan.

Menurut Menhub, kapasitas ruang tunggu yang tersedia saat ini masih terbilang kurang dan perlu ditingkatkan. Sebab ruang tunggu yang ada saat ini hanya mampu menampung 300 orang. Kapasitas ini dinilainya perlu ditingkatkan menjadi berdaya tampung 500 hingga 900 tempat duduk

“Proses dimana setelah mereka melakukan perjalanan dari datang, melakukan PCR, melakukan Imigrasi, melakukan kegiatan Customs, penumpang akan menunggu di sini. Di sini ada kapasitas 300, menurut saya masih kurang. Harus ditingkatkan jumlahnya dalam suatu skenario paling tidak jumlahnya ada 500 sampai 900 seat yang ada di sini,” sarannya sembari berpesan kepada pengelola bandara untuk memastikan kesiapan peralatan yang digunakan agar dapat bekerja secara konsisten. “Bisa dibayangkan kalau ada dua pesawat “wide body” mendarat secara bersamaan, itu paling tidak ada 600 sampai 700 penumpang,” sodoknya.

Baca juga :  Pemulung Ditembak Usai Gasak HP di Teras Rumah Warga

Selain itu, Menhub juga mengingatkann keharusan melakukan sosialisasi dengan baik berkaitan dengan negara-negara asal wisman. Sebab kata dia sosialisasi wajib sampai ke negara-negara bersangkutan, termasuk kaitannya dengan datangnya para turis yang harus mendaftarkan diri sejak dari negara asal mereka.

“Saya menyarankan bahwa kita nanti koordinasi dengan Kemenlu untuk menyampaikan kepada kedutaan di negara-negara origin yang sekarang ini sudah berjumlah 19. Mudah-mudahan nanti ada tambahan-tambahan lagi,” harapnya.

Baca juga :  Langgar Jam Buka, Satgas Covid GR Jimbaran Siapkan Sanksi Lain

Di sisi lain, secara umum, Menhub Budi Karya Sumadi sangat mengapresiasi upaya serius berbagai pihak terkait. Baik itu PT Angkasa Pura I (Persero), KKP, Imigrasi, Customs, serta TNI-Polri. “Saya yakin, dengan kekompakan ini kita bisa melayani turis mancanegara dengan baik. Semoga apa yang kita lakukan ini bermakna,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan bantuan dari Satgas, Danrem, dan Kapolres untuk mengawal tahapan karantina. Sebab pihaknya tidak menginginkan ada kejadian para turis yang datang malah keluar dalam masa karantina berlangsung. “Ini salah satu sesi dimana sesi yang ada kemungkinan ada orang keluar dari rombongan,” ujarnya.

Baca juga :  Komisi IV Rapat Interen Bahas Songsong Wacana Kenormalan Baru

GM Bandara Ngurah Rai Bali, Herry A.Y. Sikado mengungkapkan kalau pihaknya akan terus melakukan penyempurnaan pelayanan di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali, dengan bersinergi bersama stakeholder terkait. “Apabila ada yang kami anggap kurang akan segera kami sempurnakan. Kami sudah benar-benar siap, baik dari segi fasilitas hingga personil yang bertugas melayani penumpang, dengan mengutamakan protokol kesehatan dalam upaya turut membantu pemerintah mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ucapnya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini